3 alasan pendukung Mor-HJP pindah ke PAHAM menurut pengamat politik Stefanus Sampe

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Pengamat politik Stefanus Sampe.

MANADO, BERITASULUT.co.id – Perpindahan dukungan antar kandidat merupakan salah satu fenomena yang terjadi dalam setiap pemilihan umum. Perpindahan dukungan ini sering terjadi pada masa-masa kampanye dan menjelang hari pencoblosan.

Di Kota Manado, fenomena berpindahnya para pendukung Mor Bastiaan dan Hanny J Pajouw (Mor-HJP) ke pasangan calon Prof Julyeta PA Runtuwene MS dan Dr Harley AB Mangindaan SE MSM (PAHAM), ada beberapa alasan.

Dan oleh pandangan pengamat politik Stefanus Sampe PhD, ada mengkategorikan dalam 3 faktor:

Pertama: Kampanye.

Kampanye yang meyakinkan dari JPAR-Ai dapat menarik simpati dan bahkan dukungan dari pemilih yang belum memiliki pilihan dan yang sudah memiliki pilihan.

Isi kampanye yang memuat berbagai program yang mengena dengan kepentingan banyak pemilih dan menawarkan kebijakan-kebijakan dan solusi-solusi terhadap permasalahan sosial pasti akan mendapat simpati dan dukungan.

Kemudian cara penyampaiannya juga benar-benar meyakinkan khalayak banyak. Sebab meskipun suatu program kampanye yang tersusun baik tetapi disampaikan ke publik dengan kurang meyakinkan maka tidak bisa mengharapkan dukungan yang besar dari pemilih.

Isi dan cara penyampaian kampanye itupun harus tepat termasuk strategi dan media-media yang digunakan selama kampanye.

Kedua: Ketokohan.

Ini biasanya terjadi pada suatu masyarakat yang sangat menokohkan seseorang di dalam komunitasnya.

Tokoh elit politik memiliki pengaruh yang kuat di dalam komunitasnya sehingga apapun pilihan politiknya akan selalu diikuti oleh pengikut-pengikutnya.

Termasuk ketika tokoh elit ini berpindah dukungan dari satu kandidat ke kandidat lain, pasti pengikutnya akan menyesuaikan.

Ketiga: Kepercayaan publik.

Faktor ketidak-percayaan kepada kandidat menyebabkan pemilih berpindah. Isu-isu dan berbagai janji dihembuskan oleh kandidat selama kampanye bisa meningkatkan kepercayaan publik atau sebaliknya menurunkan kepercayaan. Ini kemudian yang bisa membuat perpindahan dukungan selama kampanye pemilihan umum.

Baca Juga:  Kawal GSVL-Mor daftar Pilkada di Nasdem, Tim Rajawali komitmen hingga akhir

“Tiga faktor ini yang biasanya menjadi penyebab utama perpindahan dukungan,” ujar dosen FISIP dan Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado ini.

Jadi, lanjut jebolan S3 Pemerintahan University of Canberra Australia ini, fenomena perpindahan dukungan Mor-HJP ke PAHAM di Pilwako Manado terjadi karena berbagai factor tersebut di atas.

“Kampanye-kampanye memang meyakinkan para pemilih dan juga kepercayaan terhadap kandidat yang dianggap mampu untuk memimpin Kota Manado ke depan,” tukas Sekretaris Dewan Pakar Ikatan Alumni UNSRAT ini.

Di samping itu juga dukungan elit-elit politik sedikit banyak ikut mempengaruhi perpindahan dukungan politik tersebut.(INAF)