Cuhat kerabat Vanessa Aleng, pelajar berprestasi asal Mopolo yang minta tolong kepada Bupati Minsel

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Robby Kumaat Mononimbar bersama Vanessa Aleng.

MINSEL, BERITASULUT.CO.ID – Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menimpan banyak potensi sumber daya, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Sayangnya, banyak potensi itu yang seolah-oleh kurang diperhatikan dan dimaksimalkan.

Tak heran jika beragam cara dilakukan masyarakat, salah satunya melalui media sosial, untuk menyampaikan pendapat, keluhan, bahkan kritikan. Seperti yang dilakukan Robby Kumaat Mononimbar, yang curhat (curahan hati) di media sosial, ditujukan kepada Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Euginia Paruntu, terkait Vanessa Aleng, pelajar berprestasi asal Desa Mopolo Kecamatan Ranoiapo, akan mewakili daerah ke tingkat nasional. Sayangnya, orang tua Vanessa tak bisa ikut karena keterbatasan biaya transportasi dan akomodasi.

Berikut curhat sekaligus cara minta tolong Robby Kumaat Mononimbar, salah satu kerabat Vanessa, di media sosial Senin (24/06/2019) hari ini, yang ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, khususnya kepada Bupati Christiany Euginia Paruntu:

Vanessa Aleng, gadis kecil asal Mopolo berusia 10 tahun Siswi SD Inpres Mopolo. Juara lomba bercerita tingkat Provinsi Sulawesi Utara dan akan mewakil Sulut dalam lomba yang sama di Jakarta bulan september nanti.

Sama seperti anak anak seumurnya, dirinya harus mengikuti perkembangan zaman yang mau tidak mau dia juga harus melek tekhnologi.

Namun ada yang membedakan dirinya dengan anak anak seumurnya. Kepandaiannya bercerita menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar dan juga dengan bahasa daerah Toumtemboan membuatku kagum dan terharu.

Vanessa Aleng saat lomba bercerita tingkat provinsi.

Menyaksikan dirinya mampu menceritakan awal mula lagu ‘O Ina Ni Keke’ menggunakan bahasa Toumtemboan. Jujur saya sendiri tidak mampu melakukan itu karena saya sendiri yang mengaku pencinta budaya kurang bisa berbahasa Toumtemboan walaupun saya keturunan dari orang Toumtemboan dan jujur saya tidak mengetahui sejarah lagu itu.

Potensi ini yang harus dikembangkan. Dialah aset daerah yang sebenarnya. Yang harus diberikan apresiasi dan harus ditingkatkan kemampuannya.

Bulan September 2019 nanti dia akan bertolak ke Jakarta mewakili Sulawesi Utara. Saat bercerita dengan saya. Dirinya mengutarakan akan sangat bangga jika ibunya bisa mendampingi dan menyaksikan secara langsung dia berlomba di Jakarta. Tapi sayang anggaran yang dialokasikan hanya untuk dirinya dan seorang pendamping dari Dinas Perpustakaan Sulut.

Olehnya lewat tulisan ini, saya mau menggugah Bupati Minsel Christiany Euginia Paruntu agar bisa mewujudkan mimpi gadis kecil ini. Karena bagaimanapun dia adalah aset Minahasa Selatan yang harus di berikan perhatian Khusus. Saya percaya jika membaca postingan ini Ibu Tety pasti tergugah dan memfasilitasinya.

Sebelum mengakhiri tulisan ini ada satu hal yang menggelitik saya. Saat akan foto bersama, dia (Vanessa) membentuk huruf C dengan jari tangan kanannya dan secara spontan dia juga meminta saya melakukan itu.

Maka jadilah kami berdua berfoto dengan simbol huruf C dengan jari-jari tangan kanan kami berdua. Saat ditanyakan kenapa harus seperti itu, Vanessa katakan karena dia orang Minsel dan dirinya bangga punya memliki Bupati seperti Ibu Tetty Paruntu.

Sungguh, semakin kagum saya sama anak ini, seorang anak kecil yang sangat mencintai daerahnya dan Kepala Daerahnya. Sesuatu yang oleh orang orang dewasa kayak kita-kita mulai pudar.(DONWU)

Baca Juga:  3 rumah di Kumelembuai Atas terbakar, 4 motor dan cengkih ikut ludes

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.