Didoakan dalam ibadah, Jemaat GMIM Batak senang bisa bertemu Pnt JPAR

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Pnt Julyeta PA Runtuwene (JPAR) didampingi Pnt GS Vicky Lumentut (GSVL), didoakan langsung Pelsus dan Jemaat GMIM Berbahasa Batak yang dipimpin Pendeta setempat.

MANADO, BERITASULUT.co.id – Kerinduan dan harapan Jemaat GMIM Berbahasa Batak di Kota Manado untuk bisa bertatap muka langsung dengan Calon Walikota Manado Pnt Prof Dr Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR) akhirnya terwujud.

Meskipun tatap muka tersebut berlangsung dalam ibadah Minggu (01/11/2020) pagi, namun jemaat GMIM Berbahasa Batak yang berlokasi di Jalan Maengket Kelurahan Tingkulu, ikut menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran mantan Rektor Unima tersebut.

Ibadah dipimpin Ketua Komisi Pelayanan Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode GMIM Pnt Dr GS Vicky Lumentut (GSVL), melalui pembacaan Alkitab 2 Raja-raja 23:1-14, dalam khotbanya mengajak jemaat untuk meneladani apa yang dilakukan Raja Yosia yang dengan tegas menolak dan membersihan kehidupan umat Yehuda bahkan Israel secara keseluruhan dari penyembahan berhala.

“Mari kita jauhkan pikiran dan perbuatan kita dari dosa. Jangan pernah kita memberikan kesempatan kepada dosa mengusai diri kita,” ujarnya.

Akibat penyembahan berhala berlebihan yang dilakukan bangsa Yehuda bahkan Yerusalem lanjut Lumentut, maka murka Tuhan Allah berlaku dalam kehidupan mereka.

“Seluruh daerah Yehuda bahkan Jerusalem hancur karena murka Tuhan Allah berlaku dalam kehidupan mereka,” kata Pnt GSVL.

Dalam kaitan dengan jemaat GMIM berbahasa Batak di Manado, firman Tuhan hari ini mengajak seluruh jemaat untuk melakukan reformasi diri secara pribadi, persekutuan bahkan kelembagaan.

“Hanya dengan hidup benar di hadapan Tuhan Allah maka kita akan diberkati bahkan dibaharui dari berbagai aspek,” kata Pnt GSVL sambil mengingatkan betapa pentingnya hidup takut akan Tuhan Allah dan menjadi garam dan terang bagi sesama.

Di satu sisi, sebagai bentuk kebersamaan atas hadirnya Pnt JPAR dalam ibdaha ini, seluruh majelis jemaat ikut mendoakan secara khusus atas pemberian dirinya sebagai calon Walikota Manado dalam kontestasi pilkada yang akan dilaksanakan 9 Desember 2020 mendatang.

Baca Juga:  Walikota GSVL bakal "turun jalan", ini peserta parade Cap Go Meh di Manado nanti sore

“Kami bersyukur memiliki calon pemimpin Kota Manado kedepan yang takut akan Tuhan. Ini adalah komitmen iman kami sebagai warga gereja,” ujar Bensar Pardede, salah satu warga Batak di Manado.(DONWU)