GSVL dihantam terus! Kali ini hoaks Jetski Walikota, KaPusTIK C3: Pelaku langgar UU ITE

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

 

Kepala PusTIK C3 Pemkot Manado, Franky Mocodompis.

MANADO, BERITASULUT.co.id – Dihantam terus-menerus. Tetap tampil tenang, percaya diri, dan fokus bekerja untuk rakyat membuat rival politik Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut (GSVL) gerah.

Setelah tidak berhasil memancing emosi orang nomor satu di Kota Manado ini erkait Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dicapainya dengan jalur prestasi loby hingga mengajukan pinjaman Rp300 Milyar ke pusat, dinamika di DPRD tentang penetapan penghentian pembahasan KUA PPAS APBD Perubahan 2020, dan kebijakan anggaran relokasi/refocusing anggaran, kali ini para hatters Ketua Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM ini kembali menjadi sasaran isu hoaks atau kabar bohong.

Postingan FB atas nama Rudolph Pinasang, yang kemudian di-screenshot PusTIK C3 Pemkot Manado.

Sebuah status facebook atas nama Rudolph Pinasang dengan foto profil AA-RS, Senin (26/10/2020) hari ini, menuliskan dalam statusnya menuliskan tentang proses tender Pengadaan Jetski yang dimenangkan oleh CV Edbapro. Sekilas informasi ini tidak ada masalah karena mengumumkan tender pengadaan.

Menjadi hal menarik dan sensitif, pada bagian akhir status ini dituliskan 2 hal penting. Pertama, Rakyat lagi susah mereka main jetski @Pengadaan Jetski Hilangkan hak THL dan Lansa. Kedua, pada bagian caption Gracia Lumentut dan ayahnya Walikota Manado GS Vicky Lumentut pergi dan pulang … (terputus). Cuitan ini kemudian dibagikan oleh orang lain.

Parahnya, foto bersama caption jetski yang ditampilkan, di-screenshot dari berita terbitan media ini, BERITASULUT.co.id, edisi 21 Juli 2020, dibagikan tanpa sepengetahuan redaksi.

Status facebook ini kemudian ditangani Tim Pengelola Komunikasi Publik di bawah binaan Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Cerdas Command Center (KaPusTIK C3) Pemkot Manado Franky Mocodompis (FM).

Dikatakannya, upload berita ini tergolong murni hoaks dengan dua alternatif motif yaitu terkait tender dan modus operandi rivalitas politik.

Baca Juga:  Kejuaraan terjun payung International kembali digelar di Manado, Mor: Kita jadikan iven tahunan

“Hasil diskusi tim kami, kecenderungan terbesar berada pada motif politik. Pada bagian ini bukan wilayah kami, tapi berada pada wilayah penyelenggara Pilkada dan kontestan. Kepentingan kami adalah memberikan penjelasan tentang kaitan jetski dengan hak THL dan lansia yang sempat menjadi trending topic pekan lalu,” ujar FM, panggilan akrab Kapustik C3 sesaat sebelum menjadi host zoom Komunitas Doa GMIM.

Inilah beberapa fakta yang dibeber FM hasil penelusuran timnya di C3 Pemkot Manado:

1. Tender Jetski di DPUPR diawali dengan Pengumuman Pengadaan pada 10 Maret 2020 oleh ULP dan pengumuman pemenang tender dilaksanakan pada tanggal 3 April 2020.

2. Kasus Covid-19 pertama di Manado terjadi pada pertengahan Maret 2020 dan Relokasi dan Refocusing APBD Pemkot Manado tahun 2020 dilaksanakan pada pertengahan April 2020.

3. Barang / Jetski hasil pengadaan merupakan milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, sehari-harinya dipergunakan oleh Kepala Dinas Roy Mamahit.

4. Pemerintah Kota Manado melalui Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Kota Manado telah mengadakan Tender Jetski sebanyak 2 (dua) unit sebelum penyelenggaraan Manado Fiesta 2019. Pengadaan ini untuk mendukung kegiatan Night Carnival dan kegiatan Manado Fiesta yang mengangkat tema laut. Jetski hasil tender pada Bagian Perlengkapan Setda diperuntukkan bagi Kepala Daerah dalam hal ini Walikota Manado. Jetski hasil pengadaan inilah yang digunakan Walikota Manado dan keluarga serta para pengawal pribadi khususnya mendampingi Walikota dalam melaksanakan tugas di kepulauan.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut, FM merekomendasikan agar hoaks yang menimpa Walikota GS Vicky Lumentut dan keluarga dapat diproses hukum.

“Postingan ini sempurna memenuhi unsur pencemaran nama baik dan berita bohong sebagaimana diatur dalam 2 UU ITE baik UU 11/2008 tentang ITE maupun UU 19/2016 tentang Perubahan UU 11/2008,” ungkap FM.

Baca Juga:  Stafsus Presiden Jokowi: Saya kenal Manado, Pak Vicky membawa banyak perubahan baik

Dikatakan pula, kontestasi dan rivalitas politik seharusnya tidak diikuti oleh sebaran berita yang tidak jelas data dan peruntukkannya. Dan mungkin yang memposting belum dapat informasi kebenaran isi postingannya.

“Kalau dianggap perlu oleh Bagian Hukum Setda Kota Manado atau pihak keluarga Pak Walikota, pelaku dapat dijerat dan dibina agar tidak mengulangi perbuatannya serta dapat menjadi pelajaran berharga bagi pihak lainnya,” saran FM, yang kini memiliki sumber daya netizen dan networking yang cukup untuk menelusuri, mendalami, dan mengantisipasi isu hoaks tentang Pemkot Manado.

Ditambahkannya, hal inilah juga yang menjadi alasan Walikota GSVL untuk meningkatkan kapasitas C3, di mana salah satu fungsinya bertujuan mengantisipasi hal-hal hoaks seperti ini.(DONWU)