Hakim MK dengarkan dalil PAHAM, sidang sengketa Pilwako Manado di MK lanjut pekan depan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Tim Kuasa Hukum PAHAM Percy Lontoh dalam persidangan MK terkait Pilwako Manado 2020 menguraikan dalil keberatan.

MANADO, BERITASULUT.co.id – Sidang perselisihan hasil Pemilihan Walikota Manado Tahun 2020 dengan Nomor Perkara 114/PHP.KOT-XIX/2021 di Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia, telah digelar Jumat (29/01/2021).

Sidang pemeriksanaan pendahuluan terkait materi yang disengketakan pemohon Calon Walikota Manado Julyeta Paulina Amelia Runtuwene dan Wakil Walikota Harley Mangindaan (JPAR-Ai) dipimpin Hakim MKRI, Manahan Sitompul, Arief Hidayat, dan Saldi Isra.

Diketahui, pemeriksanaan pendahuluani merupakan sidang sebelum memeriksa pokok perkara. Dalam sidang pertama ini MK mengadakan pemeriksaan kelengkapan dan kejelasan materi permohonan.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh panel atau pleno dalam sidang pemeriksaan pendahuluan yang terbuka untuk umum.

Pokok perkara yang diajukan pemohon melalui Tim Hukum pasangan calon dengan jargoin PAHAM di sidang MKRI tersebut diketahui berjumlah 22 dalil-dalil keberatan antara lainya adalah money politik yang disertai dengan rekaman video dan laporan-laporan PAHAM terkait dugaan pelanggaran yang tidak ditindaklanjuti Bawaslu Manado.

Usai mendengarkan pemohon Tim Kuasa Hukum PAHAM Percy Lontoh SH, Hakim Manahan Sitompul mengatakan perselisihan hasil Pemilihan Walikota Manado Tahun 2020 Nomor Perkara 114/PHP.KOT-XIX/2021, Jumat 29 Januari 2021, mulai P1 hingga P22 kecuali yang dicoret karena tidak disertai bukti, disahkan.

“Perkara 114 Manado P1 hingga P22, kecuali yang dicoret, disahkan,” terang Sitompul sembali mengetok palu sidang di live streaming sidang MK.

Ditegaskan Sitompul, perkara Pilwako Manado dilakukan penundaan sidang dan Pihak Terkait sebagai undangan resmi hadir dalam sidang pada Selasa (09/02/2021) pekan depan.

“Untuk itu buktinya diserahkan sebelum hari siding, untuk verifikasi dan sterilisasi. Pada sidang tanggal 9 Februari 2021 adalah agenda mendengar jawaban Pemohon terkait dan Bawaslu dan pengesahan alat bukti,” ungkap Sitompul.(DONWU)

Baca Juga:  Tahu kebaikan keluarga GSVL, ortu angkat Imba bertekad menangkan PAHAM