Hari ini Minahasa Tenggara ketambahan dua pasien positif Covid-19

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Tabel kasus Covid-19 di Mitra, update per tanggal 22 Mei 2020, Pukul 20.00 Wita.(satgas covid-19 mitra)

RATAHAN, BERITASULUT.co.id – Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terkonfirmasi ketambahan dua pasien positif virus corona. Hal ini diungkapkan Juru Bicara Satgas Covid-19 Mitra, Gloria Wuwungan.

“Kami mendapatkan informasi dari Satgas Covid-19 Provinsi Sulut bahwa Kabupaten Minahasa Tenggara ketambahan dua pasien positif virus corona. Pertama, perempuan berusia 37 tahun asal Kecamatan Pasan dan satu lainya PDP 07, laki-laki umur 44 tahun dari Kecamatan Tombatu Timur,” ungkap Gloria, lewat rilisnya, Jumat (22/05/2020).

Gloria menerangkan, kronologisnya perempuan asal Pasan ini merupakan karyawan dari salah satu sekolah pelayaran yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Saat kantor pasien melakukan rapid test pada seluruh karyawan, wanita tersebut merupakan salah satu orang yang hasil rapid testnya reaktif. Kemudian dilakukan pengambilan swab pada tanggal 13 Mei oleh Dinas Kesehatan setempat.

“Hasil swabnya baru keluar hari ini (Jumat.red)) dan dinyatakan positif. Pasien positif ini sebelumnya adalah OTG atau orang tanpa gejala. Sejak dilakukan rapid test dengan hasil reaktif, yang bersangkuta telah dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri dirumah,” terang Gloria.

Ia berujar, saat ini pasien sudah dibawa ke RSUP Ratatotok Buyat untuk diisolasi disana sambil dilakukan tracing kepada kontak erat pasien dan kemudian akan dilakukan rapid test dan swab terhadap kontak erat resiko tinggi.

Lanjut Gloria, sementara untuk PDP 07 yakni pria yang berasal dari Tombatu Timur, hasil swabnya sudah keluar dan telah dinyatakan positif covid-19, sehingga akan dilakukan tracing terhadap kontak erat.

“Saat ini pasien masih dirawat di RSUD Noongan. Untuk diketahui, pasien tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan, namun bekerja sebagai pedagang di pasar Molompar,” singkatnya.(HENGLY)

Baca Juga:  Amurang mulai ramai lagi, warga mulai bosan di rumah?