Ikut Pilwako Manado, Enda Ungu sadar bakal diserang haters

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Franco Medjaya Kusumah atau Enda Ungu, sudah membulatkan tekad ikut bertarung di Pilwako Manado. Sharing di salah satu cafe di Kota Manado, Selasa (18/02/2020) sore. // foto: donwu/bsc

MANADO, BERITASULUT.CO.ID – Merantau ke Ibukota Negara, meninggalkan Kota Manado untuk mengejar mimpinya sebagai pemusik kurang lebih 25 tahun silam, adalah pilihan yang dianggap kurang waras baik oleh keluarga, rekan dan sahabatnya kala itu.

Namun siapa sangka, jalan yang berliku dan penuh tantangan diambil Franco Medjaya Kusumah, membuahkan hasil yang mungkin di luar ekspektasinya. Sukses luar biasa!

Bersama grup musik Ungu, pria yang akrab disapa Enda ini membuktikan bahwa kerja keras dan pengorbanan akan dibayar dengan sukacita. Kini dia tinggal menikmati hasil keringat yang sudah dilakoninya berpuluh tahun lamanya.

Dan kini, rupanya masih ada yang mengganjal di benaknya yang paling dalam, yang harus ia lakukan. Adalah membantu dan memberi diri menjadi pengabdi masyarakat di tanah kelahirannya, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Caranya, terjun dan ikut kontestasi Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) Manado, yang saat ini sementara bergulir. Jika dulu, Enda meninggalkan Kota Manado untuk mencapai apa yang ia inginkan, kini Enda bahkan rela pulang kembali ke Kota Manado dan meningalkan “kenyamanannya”.

Gaji kepala daerah sebulan mungkin terlalu kecil dibanding pendapatannya sebagai musisi, apalagi di grup band sebesar Ungu. Namun itu bukan masalah baginya.

“Itulah pengorbanan. Kita pigi Jakarta itu pengorbanan, deng kerja keras kita bisa nikmati itu skarang. Dan kita korbankan juga zona nyaman kita, for mo bale di Manado, mo iko bangun kita pe kota,” ujar Enda dengan dialeg Manado yang kental, saat ngobrol dan sharing di café salah satu mall di Kota Manado, Selasa (18/02/2020) sore.

Niat untuk ikut suksesi Pilwako Manado, sudah bulat. Sehingga sosialisasi dan mendaftar di beberapa partai politik sudah dilakukannya.

Baca Juga:  Ketua Bawaslu Minsel hadiri Rakor Pengawasan dan Pembentukan PPK di Bawaslu Sulut

“Ada yang tanya pa kita di Jakarta, bro loe serius (ikut Pilwako Manado)? Kita jawab, kalo gue gak serius ngapain capek-capek bolak-balik Jakarta-Manado. Itu daerah saya, dan ini kesempatan saya, saya akan buktikan kepada masyarakat bahwa saya juga bisa berbuat lebih untuk kota saya,” ujarnya lagi.

Sebagai artis, Enda sadar bahwa pasti ada yang anggap enteng dirinya. Apalagi artis terjun di eksekutif maupun legislatif, sudah dicap negatif dan dibentuk narasi yang tidak menyenangkan. Haters dipastikan bakal menyerang.

“Harus akui itu, namanya artis pasti disorot. Dari 10 orang, paling 4 yang rebut sana-sini, tapi 6 orang lainnya pasti berpikir positif. Kita tidak perlu banyak bicara, tapi kita tunjukkan kerja dan menebar hal-hal baik,” ucapnya.

Kini Enda tinggal menunggu rekomendasi atau bahkan surat keputusan (SK) partai untuk dirinya bertarung di Pilwako Manado. Ia pun mengakui sudah berkomunikasi dengan sejumlah kandidat Walikota, karena memang ia hanya mengincar kursi Wakil Walikota.

“Sudah ada beberapa komunikasi politik, yang pasti lobi-lobi dan upaya tetap kita lakukan, supaya cita-cita kita bersama bisa terwujud. Dengan siapapun calon Walikota-nya, saya siap,” tukasnya.

Selain ngobrol asyik soal Pilwako Manado, banyak hal juga yang di-sharingkannya, termasuk dunia musik dan keluarga.(DONWU)