Ini cara Dokter Maya Pelle cegah penularan Covid-19 di Puskesmas Ranotana

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Pengukuran suhu tubuh yang dilakukan petugas kepada pasien dan pengunjung yang masuk ke Puskesmas Ranotana.

MANADO, BERITASULUT.co.id – Pemerintah Kota Manado terus berupaya memutus mata rantai penyebaran wabah corona virua disease 2019 atau Covid-19, sampai ke simpul-simpul terkecil.

Tak terkecuali di Puskesmas Ranotana Weru, yang menerapkan skrining dan pengaruran social distancing.

“Semua orang yang masuk di Puskesmas Ranotana Weru harus mengikuti protap (prosedur dan ketetapan) yang berlaku,” ujar Kepala Puskesmas Ranotana Weru, dr Maya Pelle, Senin (23/03/2020) siang.

Adapun skrining dan pengaturan social distancing di Puskesmas Ranotana Weru, antara lain:

“Kami melakukan pengukuran suhu tubuh (thermal scanner) semua yang masuk ke Puskesmas, baik petugas, pasien dan pengunjung,” ujarnya.

Dokter Maya juga memastikan ketersediaan tempat cuci tangan bagi pasien dan pengunjung.

“Sosialisasi untuk menjaga jarak antar pengunjung juga kita terapkan. Kemudian sosialisasi untuk mengurangi kontak,” tukasnya.

Di satu sisi, di tengah kekurangan alat pelindung diri (APD), pihaknya juga memastikan petugas tetap berusaha meminimalisir kontak satu dengan lainnya.

“Tugas kita bukan hanya menyuarakan tentang social distancing, tapi tidak mengaplikasikannya di tempat kerja. Mari sama-sama kita putus rantai penularan Covid-19 dari diri kita,” ujar dokter yang pernah meraih Kepala Puskesmas terbaik tingkat nasional ini.(DONWU)¬†


 

Baca Juga:  Jika Pinasungkulan masih ada reaktif, GSVL akan pindahkan aktivitas pasar di Stadion Klabat atau jalan