Jorry Saroinsong sempat posting foto sesaat sebelum pesawat Lion Air JT610 lepas landas

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Suasana di Rumah Duka PGI Hospital Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 03 November 2018 tempat Hizkia Jorry Saroinsong, korban Lion Air PK-LQP disemayamkan.(foto: Suci Febriastuti/TribunJakarta.com)

JAKARTA, BERITASULUT.CO.ID – Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polri mengidentifikasi jenazah korban pesawat Lion Air JT 610 kode registrasi PK-LQJ. Tiap jenazah teridentifikasi melalui kecocokan dari postmortem dan antemortem.

Kepala RS Polri Kombes Musyafak dalam konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat 02 November 2018. Ada 3 body part yang dinyatakan teridentifikasi, Salah satunya adalah Hizkia Jorry Saroinsong. Jenazahnya teridentifikasi dari sidik jari.

Kapus Inafis Bareskrim Polri Brigjen Hudi Suryanto menjelaskan tentang proses identifikasi. “Kami mendapatkan body part berupa lengan sebelah kanan, posisinya yang bisa teridentifikasi adalah 3 jari ini, jadi lengan kanan dengan jari yang jempol kanan, telunjuk kanan, tengah dan manis putus atau rusak, dan yang kelingking kurang jelas sidik jarinya,” ucap Hudi.

Jari Jorry itu kemudian dicek dan memunculkan identitas dari e-KTP. Jorry diketahui beralamat di wilayah Kramat, Senen, DKI Jakarta. Tragedi kecelakaan pesawat dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang itu tentu menorehkan duka mendalam. Tak hanya bagi keluarga, tapi juga kerabat korban.

Hizkia Jorry Saroinsong, atau yang kerap disapa Jorry, sempat membagikan sebuah foto yang menunjukkan suasana sesaat sebelum pesawat tersebut lepas landas Senin 28 Oktober 2018 pagi.

Postingan terakhir Jorry Saroinsong dengan foto akan menaiki tangga pesawat Lion Air JT 610 PK-LQJ sebelum lepas landas.

“Jorry, teman seangkatan saya, FISIP 2013 ada di pesawat Lion #JT610 pagi ini. Ini suasana persis sebelum dia naik pesawat. Sampai siang tadi saya dan teman-teman sekampus masih berharap Jorry selamat, tetapi baru saja diumumkan prediksi @SAR_NASIONAL tidak ada yang selamat,” tulis akun @Cittairlanie.

Nyatanya Jorry sempat mengabadikan momen tersebut melalui akun Instagram-nya dengan nama @ezjosa. Pada foto itu terlihat suasana ketika para penumpang sedang mengantre untuk masuk ke dalam kabin pesawat. Dalam keterangan foto tertulis “telat bangun mba?” hal ini nampaknya merujuk kepada dua pramugari yang turut serta dalam antrean tersebut.

Ana, salah seorang sepupu bercerita, Jorry dan keluarga terakhir pulang ke Manado 2013 lalu. “Dia memang lahir dan besar di Jakarta. Lima tahun lalu mereka sekeluarga liburan ke sini. Dia anak yang baik. Kami keluarga kehilangan sosok baik itu,” kata dia, terbata menahan tangis.

“Keluarga di Manado dapat kabar via grup WhatsApp Keluarga Saroinsong. Bahwa Jorry (sapaan Hizkia) ada di pesawat Lion Air yang kecelakaan itu. Namanya juga kami lihat ada di daftar nama penumpang, nomor urut 140,” ungkap Ana Saroinsong, saat ditemui di kediamannya di Jalan Kembang, Sario. Ana adalah sepupu Harry Saroinsong, ayah Jorry.

Perempuan paruh baya ini bercerita, Jorry dan keluarga terakhir pulang ke Manado 2013 lalu. “Dia memang lahir dan besar di Jakarta. Lima tahun lalu mereka sekeluarga liburan ke sini. Dia anak yang baik. Kami keluarga kehilangan sosok baik itu,” kata dia, terbata menahan tangis.

Saat Badan SAR Nasional (Basarnas) dibantu TNI, Polri melakukan pencarian dan evakuasi di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, paspor Jorry ikut ditemukan. Basarnas juga menemukan sejumlah KTP, Paspor, SIM, KTA, kartu BPJS, maupun buku tabungan korban yang lain.

Rumah duka

Jenazah Jorry disemayamkan di Rumah Duka PGI Hospital Cikini, Jakarta Pusat. Dari pantauan TribunJakarta.com di lokasi, Sabtu 03 November 2018, hingga saat ini keluarga dan kerabat Jorry terus berdatangan.

Kedua orang tua Jorry, Johan Harry Saroinsong dan Shila Venita, langsung disambut ucapan duka dan pelukan dari pelayat. Beberapa kali Shila tak kuasa menahan tangis saat ada orang yang ikut menangis saat melihat peti Jorry.

Sementara, ayah Hizkia, Johan Saroinsong tampak tegar sembari sedikit melempar senyuman kepada para pelayat yang hadir.

Dari penuturan Franky, paman Jorry, mengatakan bahwa Jorry pergi ke Pangkalpinang untuk perjalanan dinas.

“Dia pergi ke Pankalpinang karena ada tugas. Karena dia juga suka jalan-jalan kan pariwisata,” kata Franky di rumah duka.

Rencananya, Jorry akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Jakarta Selatan, pada Senin 05 November 2018 lusa.(DETC/LIP6/TRIC)

Baca Juga:  Bupati Tetty isyaratkan adiknya penerus dirinya di Minsel

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.