JPAR ikut puncak seperempat abad HAKTEKNAS bersama Wapres dan Menristek

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rektor UNIMA Prof Dr Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR) mengikuti (vidcon) Peringatan HAKTEKNAS ke-25 tahun 2020, yang dipimpin Wakil Presiden Ma’aruf Amin.

JAKARTA, BERITASULUT.co.id – Rektor Universitas Negeri Manado (UNIMA) Prof Dr Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR) mengikuti video conference (vidcon) Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) ke-25 tahun 2020, yang dipimpin Wakil Presiden Ma’aruf Amin dan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro, Senin (10/08/2020) hari ini.

HARKETNAS membuktikan betapa pentingnya menanamkan perhatian, minat, dan kesadaran bangsa Indonesia terhadap pengembangan iptek dalam pembangunan nasional yang berkesinambungan.

“Puncak peringatan Seperempat Abad (25 tahun) HAKTEKNAS mendorong budaya inovasi Iptek di berbagai bidang,” ujar JPAR.

Dikatakannya, inovasi Indonesia sebagai solusi berbagai persoalan bangsa, meningkatkan daya saing, kemandirian dan pertumbuhan ekonomi. Dan UNIMA siap dengan dengan hal itu, khususnya di masa pandemi Covid-19.

“UNIMA siap dengan berbagai inovasi menjawab kebutuhan daerah juga dalam masa pandemi Covid-19 ini,” ujar isteri Walikota Manado, Dr GS Vicky Lumentut (GSVL) ini.

Rektor UNIMA Prof Dr Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR).

Sementara itu, dilansir dari medco.id, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan HAKTEKNAS ke-25 tahun ini bisa jadi momentum untuk meningkatkan inovasi dalam negeri. Ma’ruf berharap setiap kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan (litbangjirap) selalu menjadi arus utama dalam meningkatkan kemandirian inovasi bangsa.

“Litbangjirap hendaknya menjadi arus utama dalam meningkatkan kemandirian bangsa. Misalnya kita tingkatkan inovasi dalam negeri, membeli, dan bangga produk Indonesia, khususnya yang berasal dari inovasi,” pesan Ma’ruf Amin dalam peringatan HAKTEKNAS ke-25, Senin, 10 Agustus 2020.

Ma’ruf Amin juga menyampaikan aktivitas-aktivitas litbangjirap diharapkan senantiasa memprioritaskan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Aspek ini harus menjadi komponen utama.

“Litbangjirap menjadi komponen utama perhitungan TKDN, inovasi dan kreativitas masuk dalam perhitungan TKDN,” sambungnya.

Baca Juga:  JPAR: Ayo bersatu lawan Covid-19, sayangi keluarga kita

Ma’ruf menambahkan, inovasi harus menjadi arus utama untuk solusi dan transformasi ekonomi menuju visi Indonesia Emas 2045. Masa pandemi virus korona (covid-19), kata Ma’ruf, bisa menjadi pembelajaran bagaimana mewujudkan ketahanan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya di bidang kesehatan

“Mari kita jadikan inovasi sebagai arus utama atau gerakan untuk solusi dan transformasi ekonomi kita menuju visi 2045. Belajar dari pandemi covid-19 saat ini,” ujarnya.

Adapun Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro menyampaikan HAKTEKNAS ke-25 tahun ini fokus menampilkan teknologi keunggulan riset dan inovasi, untuk kemandirian bangsa. Ia berharap Indonesia yang mandiri, maju dan sejahtera dapat diwujudkan bersama.

“Mari sukseskan tranformasi Indonesia dari negara berbasis sumber daya alam menjadi negara berbasis inovasi,” ujar Bambang.

Peringatan HAKTEKNAS ke-25 ini sekaligus menjadi peluncuran program 100 Desa Berinovasi. Ini merupakan program kolaborasi antara Kemenristek/BRIN dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerat Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Selain itu, ada juga peluncuran katalog/website e-katalog produk inovasi di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), serta Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence).

Peringatan HAKTEKNAS ke-25 akan diisi dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rentang Agustus sampai November 2020. Mulai dari peluncuran produk penelitian dan inovasi strategis, seminar, hingga bakti inovasi.

HAKTEKNAS ke-25 mengusung tema ‘Inovasi sebagai Solusi’ dengan sub tema keunggulan riset dan inovasi untuk meningkatkan kemandirian bangsa Indonesia.(DONWU/MEDCOM)