Kenang Bote, PAHAM deklarasi di Bukit Bantik: Setia hingga akhir dalam keyakinan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado, Prof Dr Julyeta Paulina Amelia Rutuwene MS dan Dr Harley Alfredo Benfica Mangindaan SE MSM dalam deklarasi, Sabtu 905/09/2020) siang.

MANADO, BERITASULUT.co.id – Pasangan Prof Dr Julyeta Paulina Amelia Rutuwene MS dan Dr Harley Alfredo Benfica Mangindaan SE MSM (JPAR-Ai), resmi mendeklarasikan diri sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Manado dalam suksesi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Manado tahun 2020.

Deklarasi pasangan berjargon PAHAM (Paula-Harley Manado) ini digelar Bukit Bantik tepatnya di puncak De Corlano, Kecamatan Malalayang, Sabtu (05/09/2020) siang ini, disambut dengan tarian adat.

Protokol kesehatan Covid-19 dilakukan untuk dalam acara tersebut. Tempat duduk diatur berjarak, semua wajib menggunakan masker, dan disiapkan tempat cuci tangan serta hand sanitizer.

Deklarasi ini juga disiarkan secara live streaming atau virtual di akun media sosial, baik di Youtube, Facebook, Instagram, dan media sosial lainnya.

Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado, Prof Dr Julyeta Paulina Amelia Rutuwene MS dan Dr Harley Alfredo Benfica Mangindaan SE MSM, foto bersama pimpinan partai politik koalisi pengusung dalam deklarasi, Sabtu 905/09/2020) siang.

Acara dibuka dengan ucapan selamat datang dari Ketua Tim Pemenangan Erwin Tandayu, yang dilanjutkan dengan sambutan dari para ketua partai politik koalisi pengusung, masing-masing dari Ketua PSI Kota Manado Stevi Mait, Ketua Partai Perindo Manado Regina Kaparang, dan Ketua Partai Nasdem Manado GS Vicky Lumentut.

Tak lupa pasangan ini didoakan oleh para tokoh lintas agama, yakni dari Kristen Protestan, Katolik, Islam, Hindu, Budha, dan Konghucu. Doa yang disampaikan secara bergantian ini, juga sebagai pembuka jalan pasangan PAHAM untuk mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pada kesempatan itu, JPAR-Ai dalam orasi politik menyebut bahwa pemilihan tanggal dan lokasi deklarasi dibahas bersama, karena tanggal 9 September merupakan momentum yang sangat bersejarah bagi Kota Manado yang pernah memiliki pejuang bernama Robert Wolter Mongisidi alias Bote.

“Jadwal yang diberikan KPU untuk mendaftar yakni 4-6 September. Dan tidak kebetulan kalau saya dan Bro Ai memilih tanggal 5 Septermber ini untuk mendeklarasikan diri sebagai pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota. Tanggal 5 September (5 September 1949) tepat kita mengenang hari kematian pejuang kita WR Mongisidi,” ujar Prof JPAR.

Baca Juga:  Hujan tak hentikan langkah JPAR mengedukasi mama-mama di Kecamatan Sario soal Covid-19

Bukan hanya tanggalnya, tapi pemilihan tempat deklarasi di puncak De Corlano juga menjadi pertimbangan.

“Berkaitan dengan perjuangan Bote (WR Mongisisi), kita deklarasi di sini, di Bukit Bantik, tepatnya di puncak De Corlano. Kita juga bisa melihat dari sini sebagian besar Kota Manado, kota yang akan kita rawat bersama sebagai kota rukun cerdas, karena kita PAHAM keinginan sebagian besar masyarakat,” tukas Prof JPAR.

Mantan Rektor UNIMA ini pun mengutip kata terakhir WR Mongisidi sebelum meninggal dalam perjuangan mempertahankan NKRI.

“Setia hingga akhir dalam keyakinan. Dan kami, PAHAM, akan setia hingga akhir bersama masyarakat Kota Manado,” tegas Prof JPAR.

Usai deklarasi, pasangan PAHAM bersama rombongan bertolak menuju kantor KPU Kota Manado di Jl Lumimuut Kecamatan Wenang, untuk mendaftar.(DONWU)