Reses perdana, legislator Maikel Towoliu jaring asmara di Malalayang Dua

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

 

Aggota DPRD Manado Maikel Towoliu saat berdialog dengan warga Malalayang Dua saat reses di Minanga, Rabu (04/12/2019).

MANADO, BERITASULUT.CO.ID – Para Anggota DPRD Kota Manado mulai menjalani masa reses. Sejak dilantik Agustus 2019 lalu, ini menjadi reses perdana para wakil rakyat periode 2019-2024.

Maikel Towoliu salah satunya. Politisi Partai Demokrat ini menjaring aspirasi masyarakat (asmara) di daerah pilihan (Dapil) Sario-Malalayang, tepatnya di kompleks Gereja GMIM Betlehem, Minanga Indah, Kelurahan Malalayang Dua, Rabu (04/11/2019).

Dalam reses yang dihadiri ratusan masyarakat, sejumlah aspirasi disampaikan warga, salah satunya soal pembangunan infrastruktur penunjang seperti jalan yang menjadi sorotan.

“Jalan di lingkungan kami sampai saat ini belum juga dibuat, padahal sudah lama diukur oleh Dinas PUPR. Hingga kini belum juga direalisasikan,” ujar Evie Walangitan, warga Malalayang Dua Lingkungan V.

Agar aspirasi yang disampaikan warga bisa diwujudkan pemerintah, maka Maikel Towoliu ikut menghadirkan instansi-instansi teknis, seperi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado.

Karenanya, menanggapi apa yang dikeluhkan warga, Maikel Towoliu meminta agar instansi terkait yang hadir saat reses itu menjelaskan apa yang menjadi kendala sehingga belum dapat direalisasikan sampai saat ini.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Manado, Alvian Konjansow langsung menjawabnya. Ia menjelaskan, untuk jalan yang dikeluhkan warga, kenapa sudah diukur dan belum dibangun, itu karena pihak developer perumahan belum menyerahkan fasilitas sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum) kepada Pemkot Manado.

“Jika pihak developer sudah menyerahkan kepada Pemkot Manado, fasilitas sosial dan fasilitas umum yang sudah ada di lokasi perumahan ini, yang pasti kalau ada jalan yang rusak kita akan perbaiki atau bangun kembali. Karena sudah menjadi tanggung jawab kita,” ungkap Konjansow.

Baca Juga:  Pesan GSVL untuk KIFL sebagai wakil rakyat: Berdoalah, usahakanlah kerja dan karya untuk rakyat

Pemkot Manado sendiri telah membuka ruang untuk pengusulan fasilitas umum yang akan diperbaiki atau dibangun melalui Musrenbang dari tingkat kelurahan, kecamatan hinggga tingkat kota.

“Silahkan usulkan lagii lewat Musrenbang. Nanti, dari hasil Musrenbang akan ada skala prioritas yang menjadi kebutuhan masyarakat yang akan dibangun, lewat usulan-usulan di Murenbang,” kata Kojansow.

Hal lain yang disampaikan warga yakni terkait lampu penerangan jalan, khususnya jalan masuk Minanga.

“Penerangan jalan memang saya lihat sangat dibutuhkan, apalagi di tanjakan naik dari arah pantai Malalayang ke Minanga itu sangat gelap, bahkan kerap kali terjadi kecelakaan. Ini akan saya kawal dan perjuangkan,” ujar Maikel Towoliu.

Dan untuk mempercepat apa yang jadi aspirasi warga, ia berjanji akam berupaya mengawal apa yang disulkan oleh masyarakat agar dapat terealisasi.

“Terimakasih atas aspirasi yang telah disampaikan, meski telah dijelaskan kendala kenapa ada jalan yang belum terealisasi oleh instansi terkait. Tetapi kami akan terus mengawal agar aspirasi yang disampaikan masyarakat Dapil Sario-Malalayang dapat terwujud,” tukas Towoliu.(DONWU)