Sosialisasi CHSE, Walikota GSVL: Tak terapkan, pelaku usaha pariwisata rugi sendiri

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar, saat sosialisasi CHSE dalam rangka memasuki era kebiasaan baru sector pariwisata, Jumat (20/11/2020).

MANADO, BERITASULUT.co.id – Untuk menggairahkan kembali dunia pariwisata di Kota Manado, Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pariwisata (Dispar) menggelar sosialisasi Cleanliness, Health, Safety and Enviromental Sustainability (CHSE), bertempat di Kantor Dinas Pariwisata Kota Manado, Kawasan Megamas, Jumat (20/11/2020).

Giat ini menghadirkan pembicara yakni Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Billy Mambrasar. Juga disiarkan langsung di laman Facebook Pemkot Manado, dan zoom meeting.

Pada kesempatan itu, Walikota GSVL memberikan apresiasi kepada Billy Mambrasar yang boleh hadir bersama Pemkot dalam acara sosialisasi CHSE bagi sektor pariwisata dan UMKM di Manado.

“Saya titipkan atas nama pemerintah dan masyarakat kota Manado kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo, atas perhatian untuk Kota Manado, dimana permintaan kami selaku Walikota dalam pembangunan usaha wisata di ibukota provinsi Sulawesi Utara ini mulai dikerjakan. Itu ditandai dengan down breaking pembangunan infrastruktur di pulau Bunaken dan Malalayang,” ucap Walikota GSVL kepada Billy.

Dikatakannya, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, sector pariwisata dan ekonomi kreatif harus kembali bangkit. Dan Pemkot Manado akan terus berupaya melakukannya, dengan tentanya penerapan protokol kesehatan sesuai standar CHSE dalam rangka memasuki era kebiasaan baru.

“Penerapan protokol kesehatan punya peran penting untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi Covid-19. Protokol ini disusun untuk mendorong upaya pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, kesiapan destinasi dalam rangka adaptasi kebiasaan baru,” ujar Walikota GSVL.

Protokol kesehatan ini merupakan salah satu tindakan yang dilakukan Pemkot Manado untuk mengembalikan kepercayaan wisatawan terhadap pariwisata di Kota Manado, karerna saat ini wisatawan akan mencari destinasi wisata yang aman dan bersih untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Baca Juga:  Sekda Lakat minta Kepala PD jangan pandang enteng apel kerja

“Untuk itu kalau ada pelaku usaha parwisata yang tidak mau menerapkan CHSE, mereka sendiri yang akan rugi,” tegas Walikota GSVL.

Untuk itu, sekali lagi, protokol kesehatan perlu diterapkan dan dipatuhi untuk meningkatkan kepercayaan dan daya tarik wisatawan untuk datang ke destinasi wisata.

“Kita harus bersama-sama mengembalikan kepercayaan publik, dengan menjaga kesehatan dan kebersihan,” tandasnya.

Hadir juga dalam kesempatan itu, antara lain Kadis Pariwisata Kota Manado Lenda Pelealu, Kadis Koperasi dan UMKM Kota Manado Innov Walelang, sejumlah perwakilan pelaku usaha pariwisata dan UMKM.(DONWU)