GSVL: Jangan menebar ujaran kebencian

Walikota Manado, GS Vicky Lumentut, terus mengajak warganya untuk menebar kebaikan bukan kebencian.

MANADO, BERITASULUT.CO.ID – Walikota Manado Pnt DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA (GSVL) mengajak jemaat dan masyarakat Kota Manado agar terus menjaga toleransi dan kedamaian. 

Pasalnya, toleransi menjadi sesuatu yang berharga dalam memupuk kebersamaan sebagai warga Kota Manado yang majemuk dengan beraneka suku, agama, ras dan antar-golongan. Hal itu kembali ditegaskannya, saat menghadiri ibadah syukur HUT ke-24 GMIM Bukit Kalvari Karombasan, Minggu 21 Oktober 2018 pagi. 

“Sebagai Walikota Manado, saya menitip pesan dan harapan. Mari kita terus jaga keamanan dan kedamaian dengan kita mempertahankan Manado sebagai Kota Paling Toleran. Jangan diganggu dengan berita-berita yang memecah belah persatuan kita yang dapat memunculkan potensi-potensi gangguan keamanan. Kita di Manado hidup dalam kemajemukan, karena tanpa Toleransi, semua akan sia-sia,” ujar Walikota GSVL. 

Olehnya, dirinya mengingatkan terus agar masyarakat jangan ikut menebar ujaran kebencian di media sosial yang dapat menimbulkan keresahan. Namun, memanfaatkan medsos menjadi sarana menebarkan ujaran kedamaian. 

“Jangan menebar ujaran kebencian yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Mari kita gunakan media sosial dengan positif dengan ikut menebar ujaran kedamaian dan ketenangan. Kita tekadkan bersama untuk menolak berita-berita tidak benar atau hoax,” ajak Ketua Komisi Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode GMIM ini.

Dikatakannya, di era digital ini, orang dapat mengakses berita dan mengup-date status. Akibat demam digital ini maka medsos dijadikan tempat penghakiman atau kriminalisasi, tempat curhat di saat galau, upaya pencitraan agar dikenal dan dihargai dan sebagainya. 

“Bijak menggunakan teknologi memberi ruang untuk dengan cermat menyaring apa yang akan dibagikannya. Saring dulu barulah sharing. Tapi juga memiliki kepekaan untuk menerima informasi. Mana yang bermanfaat dan mana yang tidak. Selayaknya postingan di media sosial menjadi sarana penginjilan untuk menyampaikan berita sukacita serta membangun kebersamaan sosial dalam menunjukkan penghargaan dan kepeduliaan sebagai umat ciptaan Tuhan,” tandas GSVL.(DONWU)

 

Exit mobile version