Puskesmas dan sekolah banyak aduan ke Tim Saber Pungli Kota Manado

Wakil Ketua Tim Saber Pungli Kota Manado, Hans Tinangon, saat menyampaikan laporannya.

MANADO, BERITASULUT.CO.ID – Sejak dibentuk tahun 2016 lalu, eksistensi Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Manado, terus mendapat perhatian publik. Apalagi Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut (GSVL) beberapa kali mengatakan dengan tegas bahwa aksi pungli di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Manado harus diberantas.

Karena itu, dalam laporan Wakil Ketua Tim Saber Pungli Kota Manado Drs Musa Hans Tinangon MSc, mengungkap bahwa sejak dibentuk sampai saat ini, Tim Saber Pungli Kota Manado banyak mendapat pengaduan dan laporan dugaan pungli yang terjadi di sejumlah instansi maupun lembaga. Paling banyak di Puskesmas dan sekolah.

“Kami banyak mendapatkan laporan dugaan pungli yang dilakukan di sekolah dan Puskesmas. Laporan dan pengaduan ini lebih banyak berasal dari kalangan orangtua siswa di sejumlah sekolah. Juga dari masyarakat yang merasa pelayanan kesehatan tidak maksimal yang dilakukan tenaga kesehatan di tingkat Puskesmas,” ujar Tinangon dalam kegiatan Konsolidasi dan Evaluasi Tim Saber Pungli Kota Manado, di Hotel Arya Duta Manado, Sabtu 01 Desember 2018 pagi.

Bahkan, lanjut Kepala Inspektorat Kota Manado ini, sejauh ini sudah ada dua oknum ASN yang diproses hukum karena terciduk karena pungli.

“Tahun 2017 lalu, sudah ada dua oknum ASN yang di proses hingga ke pengadilan. Dan masih ada temuan-temuan lain sementara dipelajari dan diproses,” tegas Tinangon.

Hadir juga dalam giat tersebut, antara lain Asisten III bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere SH mewakili Walikota GSVL sekaligus membuka kegiatan, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs Heri Saptono, unsur Polres Manado, KODIM 1309 Manado, Kejaksaan Negeri Manado, Tim Saber Pungli serta Tim Gempita Cerdas Pemkot Manado.(DONWU)

.

Exit mobile version