Taufik Tumbelaka bidik kursi Walikota Manado, ini calon Wakil dan Sekda

Taufik Tumbelaka.

MANADO, BERITASULUT.CO.ID – Tahapan Pilkada Manado akan dimulai usai Pemilu 17 April 2019. Kursi Walikota dan Wakil Walikota periode 2021-2016 pun mulai dibidik sejumlah figur.

Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL) yang akan mengakhiri jabatannya pada 5 Mei 2021, dipastikan tak akan lagi ikut suksesi di Manado karena sudah dua periode. Sehingga kini bermunculan calon penggantinya, salah satunya adalah Taufik M Tumbelaka.

Pria yang dikenal selama ini sebagai pengamat politik Sulawesi Utara menyatakan diri untuk maju di Pilkada Manado mendatang, dan akan melanjutkan program-program GSVL.

“Saya akan melanjutkan apa yang sudah dibuat oleh Walikota Manado sebelumnya dan merevisi apa yang kurang dari program sebelumnya,” ujarnya, Senin (04/03/2019)

Dikatakannya, secara teori pembangunan dirinya akan menggunakan peningkatan sosial ekonomi dengan Paradigma Humanizing Development dan mengedepankan hak ekosob atau hak Ekonomi, Sosial dan Budaya.

“Persoalan sampah, drainase, bahkan kemacetan akan menjadi perhatian khusus untuk diselesaikan bila saya menjadi walikota, dengan fokus masalah perilaku oknum-oknum,” ujar Taufik Tumbelaka.

Menariknya secara blak-blakan putra Gubernur Sulut pertama FJ Broer Tumbelaka ini sudah memiliki bakal calon Wakil Walikota Manado yang akan diajakanya mendampingi.

“Tiga di antaranya yaitu Mor Bastiaan, Rum Usulu, dan Bahagia Mokoagouw. Sedangkan Sekretaris Kota tetap Pak Micler Lakat,” ungkapnya.

Jebolan UGM Jogyakarta ini juga mengungkapkan akan mempertahankan Manado sebagai Kota Doa dan implementasinya dengan memulai dan mengakhiri kegiatan pemerintah Kota Manado dengan doa, setiap rapat akan rehat pada saat waktu Sholat, mengatur perilaku ASN yang sesuai guna menjadi teladan bagi masyarakat.

“Masalah pasar saya akan perhatikan juga supaya pedagang kecil mikro boleh semakin bertambah pendapatannya. Upayanya dengan mengutamakan salah satu komoditi yang dijual hanya melalui pasar tradisional. Untuk ASN juga akan diperhatikan dari menaikan Tunjangan Kenerja Daerah (TKD) atau PTP (Penghasilan Tambahan Pegawai),” jelas Taufik Tumbelaka.(*)

Exit mobile version