Wawali Mor buka workshop dan monitoring PANGBARASA

  • Bagikan
Wawali Manado Mor Bastiaan dan Kepala BPOM Manado Sandra MP Lhintin, serta Kadis Pangan Manado Philip Sondakh foto bersama usai membuka Workshop dan Monitoring Evaluasi Gerakan Labelisasi PANGBARASA.

 

Wawali Manado Mor Bastiaan dan Kepala BPOM Manado Sandra MP Lhintin, serta Kadis Pangan Manado Philip Sondakh foto bersama usai membuka Workshop dan Monitoring Evaluasi Gerakan Labelisasi PANGBARASA.

MANADO, BERITASULUT.CO.ID – Wakil Walikota (Wawali) Manado Mor D Bastiaan SE membuka sekaligus memberikan sambutan dalam acara workshop dan monitoring Evaluasi Gerakan Labelisasi PANGBARASA (Pangan Siap Saji Bebas Bahan Berbahaya dan Sehat) yang digelar Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), bertempat di salah satu hotel di Jln Sudirman, Wenang, Kota Manado, Jumat (08/112019).

Dalam sambutannya mewakili Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL), dirinya mengingatkan dan berhara semakin banyak pihak yang sadar dan berkomitmen untuk menghadirkan pangan yang sehat dan juga pangan siap saji yang bebas bahan berbahaya.

“Pangan di Kota Manado, termasuj pangan siap saji harus sehat dan tidak mengandung bahan berbahaya. Jadi penting untuk menghadirkan pangan yang aman, sehat, dan berkualitas bagi masyarakat. Sebab masyarakat sehat, bangsa dan negara Kuat,” ujar Wawali Mor.

Ia tak lupa memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan workshop dan monitoring Evaluasi Gerakan Labelisasi PANGBARASA yang dilaksanakan oleh BPOM, dan berharap kemitraan BPOM dengan Pemerintah Provinsi Sulut dan Pemerintah Kota Manado senantiasa sinergis dalam rangka pengawasan obat dan makanan yang terpadu, .

“Ini juga merupakan dukungan Badan POM terhadap program pariwisata yang sementara kita genjot, baik di Provinsi Sulawesi Utara maupun di Kota Manado,” ujar Wawali Mor.

Hadir dalam kegiatan itu antara lain Kepala Balai BPOM Manado Dra Sandra MP Lhintin Apt MKes, Assisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Manado dr Nora Lumentut, Kepala Dinas Pangan Kota Manado Ir Philip Sondakh, para pemateri dan peserta workshop dari Dinas Pangan se-Provinsi Sulawesi Utara.(DONWU)

  • Bagikan
Exit mobile version