Walikota GSVL buka kembali obyek wisata, Dispar kukuhkan Pokdarwis Bunaken

  • Bagikan
Assisten II Setda Kota Manado Philips Sondakh dan Kabid PK3 Dispar Kota Manado Steven Runtuwene dengan latar pantai Bunaken (foto atas). Kadispar Manado Lenda Pelealu mengukuhkan 4 Pokdarwis Kelurahan Bunaken, Rabu (19/08/2020) siang.(foto: donwu/bsc)
Assisten II Setda Kota Manado Philips Sondakh dan Kabid PK3 Dispar Kota Manado Steven Runtuwene dengan latar pantai Bunaken (foto atas). Kadispar Manado Lenda Pelealu mengukuhkan 4 Pokdarwis Kelurahan Bunaken, Rabu (19/08/2020) siang.(foto: donwu/bsc)

MANADO, BERITASULUT.co.id – Di era adaptasi kebiasaan baru ini, Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut (GSVL) sudah membuka kembali obyek wisata di Kota Manado. Hal itu dikatakannya saat ekspedisi Gunung Manado Tua dalam perayaan HUT ke-75 Kemerdakaan RI.

Hal itu langsung direspon dengan cepat instansi terkait, yakni Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Manado, yang pada Selasa-Rabu, 18-19 Agustus 2020 lalu, menggelar pelatihan sekaligus pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Bunaken, Kecamatan Bunaken Kepulauan, yang digelar di salah satu resort di Pulau Bunaken.

Dengan menerapkan protokol kesehatan, ada empat Pokdarwis Kelurahan Bunaken yang dikukuhkan langsung Kadispar Manado Lenda Pelealu, disaksikan Assisten II Setda Kota Manado Philips Sondakh, Kabid Pengembangan Kelembagaan dan Kapasitas Kepariwisataan (PK3) Dispar Kota Manado Steven Runtuwene, dan Lurah Bunaken, yakni Pokdarwis Lumba-Lumba, Kuda Laut, Lion Fish, dan Tarpon.

Pada kesempatan itu, Assisten II Philips Sondakh yang mewakili Walikota Dr GS Vicky Lumentut (GSVL) mengatakan bahwa pembukaan kembali obyek wisata di era adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19, harus dilakukan tetapi tetap dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Bertahap, perlahan demi perlahan dunia pariwisata akan kembali bangkit. Kita doakan bersama pandemi Covid-19 ini segera berlalu,” ujarnya, seraya mengingatkan tugas dari Pokdarwis ini yakni memastikan keamanan dan kebersihan obyek wisata terjaga.

Sementara itu Kadispar Lenda Pelealu menjelaskan tugas dan fungsi Pokdarwis yakni sebagai penggerak sadar wisata dan sapta pesona di lingkungan wilayah di destinasi wisata, dan sebagai mitra pemerintah dalam upaya perwujudan dan pengembangan saddar wisata di daerah.

“Kelompok sadar wisata inilah yang bertugas menjaga Bunaken ini, tempat wisata yang sangat indah ini. Salah satu cara yakni memberikan kesan baik kepada turis supaya turis akan kembali dan mereka akan menceritakan kesan yag baik tentang Bunaken, sehingga kelak akan semakin banyak turis ke sini,” ujar Kadis Lenda.

Baca Juga:  Walikota GSVL bahas pencegahan Covid-19 bersama Kapolda Royke Lumowa

Adapun Kabid PK3 Steven Runtuwene memastikan kalau pelatihan dan pembentukan Pokdarwis seperti ini akan terus dilakukan Dispar Manado, tidak hanya di Pulau Bunaken, tetapi juga di obyek wisata lainnya seperti di Pulau Manado Tua, Pulau Siladen, dan bahkan di tempat lain.

“Era adaptasi kebiasan baru di masa pandemi Covid-19 ini menuntut kita untuk lebih kreatif dalam mengembangkan kapasitas kepariwisataan di Kota Manado,” ucap mantan Kabag Humas Pemkot Manado ini.(DONWU)

  • Bagikan