Baru bebas ditangkap lagi KPK, emosi eks Bupati Talaud SWM jadi tak stabil

  • Bagikan
Sri Wahyumi Maria Manalip mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (01/05/2019) silam.(ist)

Namun Ali memastikan semua syarat penahanan untuk SWM sudah dipenuhi. Setelah itu, Deputi Penindakan KPK Karyoto membacakan konstruksi perkara tersebut.

Dimana KPK menetapkan SWM sebagai tersangka dugaan penerimaan gratifikasi proyek infrastruktur di Kabupaten Talaud.

Dilansir dari kompas.com, SWM ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi penerimaan gratifikasi oleh penyelenggara negara terkait proyek pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Talaud tahun 2014-2017.

Deputi Penindakan KPK Karyoto mengatakan, ditetapkannya mantan Bupati Talaud itu sebagai tersangka setelah KPK menyelesaikan penyelidikan dengan mengumpulkan berbagai Informasi dan data hingga terpenuhi bukti permulaan yang cukup.

“Selanjutnya KPK meningkatkan perkara ini ke tahap penyidikan sejak September 2020 dan menetapkan tersangka SWM (Sri Wahyumi Maria Manalip) sebagai tersangka,” kata Karyoto dalam konferensi pers, Kamis (29/04/2021).

Karyoto mengatakan, sejak SWM dilantik sebagai Bupati Kepulauan Talaud periode tahun 2014-2019, dia berulang kali melakukan pertemuan di rumah dinas jabatan dan rumah kediaman pribadi dengan para Ketua Kelompok Kerja (Pokja) pengadaan barang dan jasa Kabupaten Kepulauan Talaud.

Mereka yang berulang kali bertemu dengan SWM itu adalah Ketua Pokja tahun 2014 dan 2015 John Rianto Majampoh, Ketua Pokja tahun 2016 Azarya Ratu Maatui dan, Ketua Pokja tahun 2017 Frans Weil Lua.

  • Bagikan
Exit mobile version