Pemkab Minsel bantah Sespri-Walpri larang peliputan wartawan saat upacara HUT Minsel, begini kronologinya

  • Bagikan
Kadis Kominfo Minsel, Royke Mandey.

Amurang, BERITASULUT.co.id – Beberapa hari terakhir ini viral di media sosial Facebook yang menarasikan bahwa Gerald Lantemona, selaku Sespri dan Walpri Bupati Minahasa Selatan (Minsel), melarang wartawan melakukan peliputan saat kegiatan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Minsel ke-19, Kamis (27/01/2022) pekan lalu.

Bahkan Lantemona disebut, selain adanya pelarangan peliputan, juga dituding melakukan tindakan penarikan paksa dan perampasan alat peliputan oknum wartawan saat itu.

Lantemona pun membantah, dan menjelaskan kronologi yang terjadi saat itu.

“Kami hanya membatasi area peliputan wartawan pada kegiatan upacara saat itu. Artinya, sesuai protokoler kegiatan yang ada, tempat untuk peliputan para teman-teman wartawan sudah diatur agar supaya kegiatan berjalan dengan baik dan lancar. Tapi oknum wartawan yang bersangkutan memaksa, terus memasuki area yang dibatasi,” ujar Lantemona, Senin (31/01/2022).

Ia pun dengan protap menegur oknum wartawan yang dimaksud, agar mentaati protokoler yang sudah ditetapkan.

“Kami menegur berulang kali. Kami hanya menegur karena yang bersangkutan sudah melewati batas area pengambilan gambar. Lokasi tempat peliputan bagi teman-teman wartawan telah disediakan dan diatur dengan baik,” kata Lantemona.

Hanya saja, kata dia, teguran yang disampaikan tidak diindahkan.

“Kami tegur dengan baik-baik. Kami bilang begini, pak (oknum wartawan) nanti ba video sabantar jo ne ini upacara so mulai. Tapi yang bersangkutan cuek. Kami tegur berulang kali, tapi tetap cuek,” ungkap Lantemona.

Baca Juga:  3 rumah di Kumelembuai Atas terbakar, 4 motor dan cengkih ikut ludes
  • Bagikan