MTPJ GMIM 17-23 Juli 2022 : Mengucap syukur menurut cara yang berkenan

  • Bagikan

Tema Bulanan : Misi dan Pendidikan yang Membebaskan
Tema Mingguan : Mengucap Syukur Menurut Cara yang Berkenan
Bacaan Alkitab : Ibrani 12:18-29

ALASAN PEMILIHAN TEMA

Bagi orang Kristen, mengucap syukur adalah kewajiban. Karena hal mengucap syukur bukan dilakukan atas kehendak manusia melainkan kehendak Tuhan.

Hal mengucap syukur itu adalah perbuatan atau tindakan “sakral”. Sebagai sebuah tindakan sakral mau tidak mau harus mengetahui tata cara mengucap yang benar sebelum mengungkapkan syukur.

Ini penting agar ungkapan syukur itu berkenan di hadapan Tuhan. Motivasi kita beribadah pengucapan syukur dan membawa persembahan akan menentukan apakah ungkapan syukur berkenan kepada Tuhan atau tidak.

Karena itu minggu ini kita diajak merenungkan tema “Mengucap Syukur Menurut Cara yang Berkenan.”

PEMBAHASAN TEMATIS

Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Kita tidak menemukan nama penulis kitab Ibrani ini. Dipekirakan Kitab ini ditulis sebelum tahun 95. Para ahli menyimpulkan bahwa penulis kitab ini adalah orang yang memiliki banyak pengetahuan tentang kebudayaan Yunani dan Yahudi.

Demikian juga dengan alamat surat ini. Kata Ibrani, bukan menunjuk pada tempat penulisan kitab ini, melainkan menunjuk pada sekelompok orang Kristen asal Yahudi di perantauan yang telah hidup bersama dengan orang-orang Kristen asal Yunani.

Mereka ini adalah orang kristen generasi kedua dan ketiga (Ibrani 2:1-4, 5:12, 10:32). Oleh karena berbagai penganiayaan, terdapat kecenderungan meninggalkan keyakinan Kristen.

Semangat beriman menjadi lesuh (Ibrani 12:1-3) sehingga ingin kembali menganut agama Yahudi dengan praktik “Ibadat Korban” sebagai sarana mendapatkan keselamatan dari Tuhan.

  • Bagikan
Exit mobile version