Pelapor kasus ‘dego-dego’ mengaku heran dengan oknum Dirreskrimum Polda Sulut: Beliau yang undang gelar perkara, beliau juga yang bantah

  • Bagikan
Pelapor kasus “dego-dego” Irene Nancy Howan didampingi kuasa hukum Clift Pitoy usai bertemu Dirreskrimum Polda Sulut di Mapolda Sulut, Kamis (13/4/2023) sore.

Manado, BERITASULUT.co.id – Irene Nancy Howan didampingi kuasa hukum Clift Pitoy SH kembali mendatangi Polda Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (13/4/2023) sore tadi.

Nancy adalah pelapor kasus dugaan penyerobotan tanah di Jalan Wakeke, Kelurahan Wenang Utara, Kota Manado, dengan laporan polisi Nomor LP/B/477/X/2020/SPKT tanggal 19 Oktober 2020.

Terlapor dalam perkara ini yakni tetangganya sendiri yakni oknum Dirut PDAM Manado berinisial MT alias Meiky, pemilik bangunan eks RM Dego-Dego.

Sore tadi, sekira Pukul 15.00 Wita, Nancy dan kuasa hukumnya sudah berada di Mapolda Sulut, Jln Bethesda, Kota Manado, bermaksud menemui Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulut.

Setelah menunggu cukup lama, keduanya akhirnya diterima Dirreskrimum di ruangannya. Nancy ingin menanyakan kembali kelanjutan perkara yang dihadapinya.

Tak lama berselang, Nancy dan kuasa hukumnya keluar dari ruangan dengan raut wajah kecewa. Pasalnya, apa yang diharapkan keduanya terkait perkara ini rupanya tidak sesuai apa yang diharapkan.

“Kami menanyakan kejelasan perkara ini. Termasuk menanyakan kenapa hasil gelar perkara khusus yang dilakukan bulan November 2022 lalu belum juga dilakukan,” ujar Nancy kepada wartawan di depan kantor Dirreskrimum Polda Sulut.

Wanita parubaya itu pun mengaku terkejut dengan jawaban yang dilontarkan Dirreskrimum Polda Sulut tersebut.

Baca Juga:  Pelapor sudah bolak-balik Polda Sulut pertanyakan kasus dego-dego, Nancy: Tolong Pak Kapolda!
  • Bagikan