Ingin jadi “Wasit” Pemilu di TPS Kota Manado? Simak, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

  • Bagikan

Manado, BERITASULUT.co.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Manado mulai membuka pendaftaran Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) untuk 1.369 TPS reguler dan 2 TPS khusus di Lapas dengan total jumalah TPS di Kota Manado 1.371 TPS.

Pendaftaran dan penerimaan berkas calon Pengawas TPS dibuka mulai Selasa (2/01/2024) hingga Sabtu (6/01/2024).

Ketua Bawaslu Kota Manado, Brilliant Maengko menyebutkan bahwa rekrutmen Pengawas TPS ini dilaksanakan sebagaimana tindak lanjut dari UU 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

“Pengawas TPS dibentuk paling lambat 23 hari sebelum hari pemungutan suara dan dibubarkan paling lambat 7 hari setelah hari pemungutan suara,” ujar Koordiv Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan, Pelatihan, Data dan Informasi Bawaslu Manado ini.

Lanjut dikatakannya, bahwa Bawaslu Manado mengajak seluruh masyarakat Kota Manado yang memenuhi syarat serta bersedia berpartisipasi aktif dalam mengawal proses demokrasi di Indonesia khususnya dalam pemilu 2024 melalui Pengawas TPS.

“Ada honor 1 juta rupiah yang disediakan bagi Pengawas TPS nantinya, namun ini bukan tentang nominal honor tapi bagaimana kita berpartisipasi aktif dalam mengawal proses demokrasi Indonesia khususnya di negeri nyiur melambai ini,” ujar Brilliant.

Sementara itu jumlah Pengawas TPS yang dipilih setiap TPS sebagaimana aturan yang berlaku hanya satu orang sehingga Pengawas TPS di Kota Manado berjumlah 1.371 orang yang nantinya akan bertugas di 1.371 TPS yang ada.

Syarat yang harus dilengkapi untuk menjadi Pengawas TPS diantaranya, warga negara indonesia, pada saat pendaftaran berusia paling rendah 21 tahun, setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, undang-undang dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

Mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur dan adil, memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan penyelenggara pemilu, ketatanegaraan, kepartaian, dan pengawasan pemilu.

  • Bagikan