Memalukan! Ajang pemilihan PPM diduga ada praktek pungli dilakukan Disparbud Mitra

  • Bagikan
Kolase foto : Kepala Disparbud Mitra Johana Untu - Kupon yang dijual peserta PPM

RATAHAN, BERITASULUT.co.id – Ajang pemilihan Putra-Putri Minahasa Tenggara (PPM) tahun 2024 tercoreng. Bagaimana tidak, untuk memperoleh gelar favorit peserta harus menjual kupon dukungan finalis yang sudah disiapkan pelaksana dengan harga per kuponnya Rp2,000.

Praktek transaksional bermodus menjual kupon dalam ajang PPM ini pun dinilai sebagai sebuah tidakan memalukan. Bahkan, mengarah pada praktek pungutan liar (Pungli) yang dilakukan panitia pelaksana bentukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Mitra.

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara dibawah nahkoda Pj Bupati Ronald Sorongan telah menggelontorkan anggaran senilai Rp68 juta untuk suksesnya ajang tersebut.

Menariknya, terkait penjualan kupon dukungan finalis PPM, Kepala Disparbud Mitra Johana Untu menunjukan respon biasa-biasa saja sehingga menimbulkan pertanyaan jangan-jangan cara-cara seperti itu sudah menjadi budaya di instansinya.

Dikonfirmasi sejumlah wartawan via grup WhatsApp Eksekutif dan Jurnalis, Johana Untu justru mengirim video yang menunjukan situasi di lokasi acara kemudian menuliskan pesan persiapan final putra-putri Mitra.

Ia kemudian melanjutkan dengan memberikan penjelasan soal anggaran kegiatan PPM. “Kt pe anggaran DPA 68 jt. Mar kita mo kase Sukses,” tulisnya sembari mengatakan dirinya juga menjadi salah satu sponsor kegiatan PPM.

Disinggung soal sudah adanya anggaran tetapi peserta harus diberikan kupon untuk di jual, Untu dengan santai menjawab pertanyaan wartawan. “Mo cari juara Favorit,” jawabnya.

Kembali ditanya wartawan apakah gelar favorit harus diperoleh dengan cara menjual kupon bukan karena penilaian kemampuan dan kualitas peserta, jawab mengejutkan malah disampaikan Untu. “Klu ndk mo ba beli sudah jo. Datang ba uni jo,” ujarnya.

Dia pun meminta wartawan untuk mempromosikan ajang tersebut sehingga lebih sukses. “So Sukses ini. Makanya promosi akang dang. Kase lebe sukses,” ajaknya.

Kembali ditanya soal tujuan penjualan kupon dan untuk apa hasil pundi-pundi yang terkumpul dari kupon seharga Rp2,000 tersebut, Johana Untu enggan memberikan klarifikasi, sebaliknya mengajak wartawan untuk coffe morning. “Diundang coffee morning dirumah Ibu Johana. Atur jadwal,” tulisnya lagi.

Diketahui, malam pucak pemilihan putra-putri Mitra 2024 akan dilaksanakan mulai jam 17.00 wita hari ini, Senin 18 Mei 2024 di Soekarno Hall DPRS Mitra.

Ajang yang sempat vakum selama beberapa tahun ini, sebelumnya juga menimbulkan polemik ketika pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menyelenggarakan kegiatan telent show di IT Center Manado. (HENGLY)

  • Bagikan