“Saya berharap program pembentukan percontohan kabupaten/kota anti korupsi di Sulut bisa berjalan dengan baik,” pesannya.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada KPK atas waktunya, kesempatan dalam memberikan pemahaman dan informasi ter-upadate sehingga dapat mendukung dan mensukseskan program ini,” ucap Gubernur.
Sementara itu, Plh Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI Andika Widiyanto menyampaikan asal muasal terbentuknya ini dimulai dari adanya program desa anti-korupsi yang telah terpilih di beberapa daerah di Indonesia.
“Kita akan observasi memilih tiga daerah yang akan dipilih sebagai percontohan Kabupaten/Kota Anti-Korupsi, sebelum nantinya dilakukan bimtek, dan penilaian,” ujar Andika.
(DONWU)



















