Dilantik jadi Ketua FK-PKB PGI, ini pernyataan Olly Dondokambey

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Olly Dondokambey di acara ibadah syukur dalam rangka HUT ke-84 GMIM Bersinode.

MANADO, BERITASULUT.CO.ID – Olly Dondokambey SE telah dilantik sebagai Ketua Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persekutuan Gereja Indonesia (FK-PKB PGI) periode 2018-2023 oleh Ketua PGI Pdt DR Henriette Lebang di ibadah syukur dalam rangka HUT ke-84 GMIM Bersinode, di Kolongan Minahasa Utara, Sabtu 29 September 2018 siang.

Usai dilantik, Olly yang juga Guberur Sulut ini langsung menunjukan empati dan simpatinya bagi korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan sekitarnya.

”Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan pihak gereja yang ada di sana terkait kebutuhan masyarakat dan korban bencana di sana, supaya besok tim dari FK-PKB PGI bisa segera bertolak kesana untuk membawa bantuan yang diperlukan,” ujarnya.

Lebih lanjut di hadapan para Pendeta dan ribuan pelayan khusus (Pelsus) dan tamu undangan lainnya, Olly berterima kasih karena telah dipercayakan sebagai Ketua FK-PKB PGI tepat di momen HUT ke-84 GMIM Bersinode.

“Saya berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya, untuk itu sebagai warga gereja kita wajib mengerti peran kita di tengah-tengah masyarakat, pemerintahan juga tokoh agama dan masyarakat,” ucapnya.

Olly pun mengatakan bahwa sebagai pemerintah, dirinya pun menyadari bahwa setiap program pemerintah yang telah dan sedang dilaksanakan untuk Sulut tidak lepas dari peran anak-anak Tuhan.

“Saya sadar bahwa setiap kesuksesan pemerintah dalam melaksanakan berbagai program, semuanya tidak lepas dari doa anak-anak Tuhan. Begitu pula dengan Pancasila dan NKRI dari Sabang sampai Merauke juga tidak lepas dari peran serta doa setiap warga gereja,” jelasnya.

Tidak hanya sampai di situ, Ollypun sempat menjelaskan terkait peran penting sosok Kaum Bapa dalam keluarga.

“Bapak-bapak harus memberikan yang terbaik. PKB itu fungsinya sebagai Imam dalam keluarga. Makanya saya beri nama B3 yakni berdoa, belajar dan bermain agar anak-anak juga lebih memiliki waktu bersama orangtua tidak banyak waktu dengan gadget,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua BPMS GMIM Pdt DR Hein Arina dalam sambutannya menekankan bahwa GMIM dipanggil oleh Tuhan untuk menjadi garam dan terang bukan hanya di Minahasa tapi seluruh dunia.

“GMIM itu dipanggil Tuhan bukan hanya untuk melayani di tanah Minahasa, tapi di seluruh dunia, untuk jadi garam dan terang bagi Dunia,” tegasnya.(HPSU)

Baca Juga:  Sama dalam konsep pariwisata, sinergitas Olly dan GSVL akan terus dipelihara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.