Hadapi lonjakan turis ke Sulut, jangan cuma jual obyek wisata

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kunjungan turis mancanegara, khususnya Tiongkok ke Sulut, naik tiap tahun.

MANADO, BERITASULUT.CO.ID – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven Kandouw mengatakan, kunjungan wisatawan asing atau turis ke Sulut meningkat dari tahun ke tahun. Data terakhir Juli 2018, ada sekitar 11 ribu turis mancanegara yang menginjakkan kakinya di bumi Nyiur Melambai.

“Dari segi empiris, jumlah tidak usah kita bandingkan tahun 2016 ke bawah. Lihat saja saat ini, dari Juli 2017 sekitar 7300 turis, Juli 2018 naik menjadi sekitar 11 ribu. Belum lagi wisatawan domestik,” ujarnya dalam Forum Koordinasi Lintas Sektor Pariwisata di Hotel Gran Puri Manado, Rabu 19 September 2018.

Untuk itu pemerintah harus terus berbenah menghadapi lonjakan turis ke Sulut, dan jangan cuma jual obyek wisata. “Kita harus berbenah diri, karena ini ibarat menjual barang yang kita jualkan iven, alam, kuliner, pelayanan dan lain-lain, karena capaian belum seperti yang diharapakan,” tegas Wagub Kandouw.

Untuk itu dirinya menegaskan ada empat hal yang harus dilihat dalam dunia pariwisata Sulut, sebagaimana keinginan Gubernur Olly Dondokambey SE, yakni infrastruktur, revolusi industri generasi keempat, keamanan (security), dan iven. karena dunia pariwisata membawa angin segar dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan pekerjaan yang rata rata diatas nasional.(HPSU)

Baca Juga:  Harus dilakukan, ini 4 penunjang jika ingin pariwisata Sulut maju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.