Keras! Ini pesan Ferry Liando kepada 5 kepala daerah yang baru dilantik

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

DR Ferry Daud Liando SIP MSi.

MANADO, BERITASULUT.CO.ID – Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE mewakili Mendagri, Selasa 25 September 2018 pagi telah melantik dan mengambil sumpah 5 kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil Pilkada serentak 27 Juni 2018 lalu. Pelantikan dilaksanakan di Kantor DPRD Sulut, Jl Raya Manado-Bitung, Kairagi Satu, Kota Manado.

Kepada yang dilantik, pengamat politik dan pemerintahan DR Ferry Daud Liando SIP MSi memberikan pesan yang keras, dan mengingatkan agar segera melakukan konsolidasi agar kedepannya pemerintahan berjalan baik.

“Tugas utama pasangan kepala daerah yang pertama adalah mempersatukan kembali struktur sosial yang terpecah belah pada saat Pilkada. Berapa jumlah pasangan calon maka sejumlah itu friksi-friksi yang terbentuk di masyarakat. Oleh karena itu perlu bagi setiap kepala daerah baru untuk mempersatukan kembali,” ujar Liando kepada BERITASULUT.CO.ID.

Ditegaskannya, sejauh ini terjadi pola pikir masyarakat selalu diperhadapkan pada beda pilihan selalu mengaggap musuh. Jika ini tidak diperbaikan maka struktur sosial tetap renggang dan sangat rawan dipicu konflik.

“Tidak gampang untuk mempersatukan perbedaan ini, sehingga cara untuk menjawabnya para kepala daerah baru harus adil memperlakukan semua orang dalam hal pelayanan. Jangan sampai justru yang menjadi pemencah belah adalah kepala daerah sendiri,” tegas dosen peneliti UNSRAT ini.

Dia memberi contoh banyak kejadian di daerah lain, kepala daerah memperlakukan secara tidak adil bagi masyarakat yang dianggap tidak memilihnya. Bahkan banyak pejabat dipecat karena diketahui tidak mendukung.

“Kepala daerah harus menyingkirkan jauh-jauh rasa dendam. Jadikan semua masyarkat adalah miliknya. Sebab beda pilihan sesungguhnya hal yang wajar dalam demokrasi,” tegas Liando.

Ditambahkannya, kepala daerah terpilih harus menyadari bahwa yang memilih mereka bukan oleh 100 persen masyarakat di daerah itu. Ada yang hanya didukung 30 persen pemilih. Artinya masih ada 70 peran yang tidak memilihnya.

“Oleh karena itu kepala darah yang baru dilantik agar tidak harus menjadi penguasa mutlak sehingga menjalankan pemerintah harus banyak melibatkan publik,” tandas Liando.

Diketahui 5 pasang kepala daerah yang dilantik itu adalah Kabupaten Minahasa yakni Royke Oktavianus Roring dan Robby Dondokambey, Kabupaten Minahasa Tenggara yakni James Sumendap dan Jesaja Jocke Legi, Kabupaten Kepulauan Sitaro yakni Evangelian Sasingen dan Jhon Heit Palandung, Kabupaten Bolmong Utara yakni Depri Pontoh dan Amin Lasena, dan Kota Kotamobagu yakni Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan.(DONWU)

.

Baca Juga:  Bawaslu Minahasa resmi buka pendaftaran Panwascam Pilgub 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.