Kritisi RUU Pesantren, Marhany Pua akan kawal perjuangan Pemuda GMIM Lintas Generasi di Senayan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Anggota DPR-RI, Marhany Pua.

MANADO, BERITASULUT.CO.ID – Forum Pemuda GMIM Lintas Generasi (FPGLG) menggelar Focus Group Discussion (FGD), yang poin utamanya membahas soal Pasal 69 RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan, yang mengatur tentang kegiatan Sekolah Minggu, Sekolah Alkitab, Remaja Gereja, Pemuda Gereja, dan Katekisasi. 

FGD yang digelar di Kantor DPD-RI Perwakilan Sulawesi Utara di Jalan TNI Tikala, Manado, Sabtu 27 Oktober 2018, difasilitasi Anggota DPD-RI Ir Marhany VP Pua selaku Ketua Pemuda GMIM tahun 1995-2005.

Pua menyampaikan apresiasinya kepada FPGLG yang menginisiasi pembahasan kritis RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan. “Selaku bagian dari keluarga besar FPGLG, saya menyambut baik kesediaan kawan-kawan sekalian untuk bermitra dalam pembahasan masalah actual,” ujarnya.

Dikatakannya, DPD-RI adalah bagian dari mekanisme pembahasan dan penetapan RUU, baik pada tingkat pertama di badan legislasi atau pansus/panja maupun pada tingkat kedua yaitu rapat paripurna dalam bentuk pendapat mini. Pua akan kawal perjuangan Pemuda GMIM Lintas Generasi ini di Senayan.

“Terhadap pengkajian-pengkajian kritis sebagai bagian dari pendapat publik, sudah menjadi kewajiban kami sebagai anggota untuk memberi ruang. Tugas saya hanya memfasilitasi diskusi dan bila sudah ada hasil rekomendasi FPGLG kita dapat memperjuangkannya secara bersama-sama,” tukas Pua.

FGD ini dipandu Sekretaris Komisi Pemuda Sinode GMIM 2005-2010, Franky Mocodompis SSos, yang kini dipercayakan sebagai Wakil Sekretaris Pokja Generasi Muda Komisi Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode GMIM, menyorot bagian yang mendapat perhatian serius tidak hanya pasal 69 dan 70, tetapi juga naskah akademik yang dinilai tidak komprehensif. 

Menghadirkan beberapa pembicara, yakni akademisi Unima sekaligus Staf Khusus Bupati Minahasa Karel Nayoan, Sekretaris Komisi Pemuda Sinode GMIM 2000-2005, Pnt Dolfie Angkow yang kini menjabat Ketua PKB GMIM Jemaat Musafir Kleak dan juga Ketua Pokja Generasi Muda Komisi PKB Sinode GMIM, Ketua Komisi Pemuda Sinode GMIM Pnt Priscilla Tangel SKed, dan anggota Komisi Remaja Sinode GMIM Pnt Melky Nender SIP.

FGD diikuti puluhan anggota FPGLG, antara lain Staf Khusus Walikota Manado Jackried Maluenseng, Staf Khusus Bupati Minahasa Juddy Robot, Akademisi Unsrat Carlo Gerungan, Ketua FPGLG Kota Manado Novie Legi, Vian Walintukan, Fanny Kawung, Agam Manginsihi, Charles Mengga, didampingi Koordinator Pelaksana Rojers Tangkulung.

Peserta FGD menyepakati untuk menindaklanjuti hasil diskusi dengan melakukan kajian filosofis untuk memperkuat naskah akademik bersama beberapa anggota FPGLG yang memiliki kompetensi kajian hukum. Hasil-hasil kajian nantinya akan diserahkan ke Panja/Pansus di Komisi VIII DPR-RI untuk selanjutnya dikawal hingga Pembicaraan Tingkat II DPR-RI.(DONWU)

 

Baca Juga:  Pnt GSVL ajak Panji Yosua peka melihat permasalahan di tengah masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.