Lagi, Bawaslu Minsel ingatkan ASN soal sanksi terlibat kampanye Pemilu

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komisioner Bawaslu Minsel, Frany Sengkey.

AMURANG, BERITASULUT.CO.ID – Aparatur sipil negara (ASN) terus diingatkan agar jangan terlibat dalam politik praktis menghadapi Pemilu 2019, baik Pemilu Presiden maupun Pemilu Legislatif.

Di Kabupaten Minsel, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tak henti-hentinya mengingatkan hal itu.

“Teman-teman, sahabat dan saudara-saudara ASN, kami Bawaslu Minsel ingatkan lagi utuk tidak terlibat dalam kegiatan kampanye, termasuk memasang dan mendirikan alat peraga kampanye di halaman rumah maupun, terlibat dalam penyebaran bahan kampanye pemilu,” ujar Komisioner Bawaslu Minsel, Frany Sengkey, Rabu 26 September 2018.

Himbauan ini, kata dia, merupakan bagian dari kepedulian Bawaslu kepada ASN, karena ada sanksi bagi ASN yang sangat tegas.

“Sanksi tegasnya adalah penundaan kenaikan pangkat hingga pemberhentian, dan pidana bila jadi pelaksana atau tim kampanye,” tegas Sengkey.

Dikatakannya, Bawaslu Minsel telah bersepakat untuk meneruskan kasus netralitas ASN ke Komisi ASN dan ke BKD Provinsi. “Sanki ASN ini tidak main-main, jadi jangan coba-coba,” tandas pria yang juga berprofesi sebagai jurnalis ini.

Tak lupa Bawaslu Minsel mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi Pemilu, dan bersama Bawaslu menegakkan keadilan Pemilu.(DONWU)

.

Baca Juga:  3 rumah di Kumelembuai Atas terbakar, 4 motor dan cengkih ikut ludes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.