Amdal RSUD dipermasalahkan? Ini jawaban menohok Bupati James Sumendap

  • Bagikan
Bupati Mitra, James Sumendap.

Ratahan, BERITA SULUT – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH memberi penjelasan menarik terkait rumah sakit daerah.

Dijelaskannya, rumah sakit daerah pembahasannya sudah dilakukan sejak tahun 2015. Dimana diketahui bersama Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) telah menetapkan wilayah yang saat ini dijadikan lokasi pembangunan RSUD sebagai wilayah untuk pembangunan stadion.

Nah, di saat itu Bupati James Sumendap menyebutkan, dirinya mengeluarkan diskresi. Sehingga apabila dikemudian hari diskresinya harus menjadi persoalan hukum, itu menjadi tanggung jawabnya.

Dan ia tak akan mundur selangkah pun karena diskresi yang dikeluarkan itu dalam rangka merubah RTRW yang dilakukan setiap lima tahun sekali tepatnya jatuh pada tahun 2019.

“Sesuai undang-undang yang baru keluar, rencana tata ruang wilayah terjadi perubahan. Dan seperti yang dilaporkan ke KPK bahwa RSUD Mitra tidak ada Amdal, yang melaporkan itu juga orang paling bodoh,” ungkap Sumendap di sela sambutan saat Rapat Paripurna DPRD Mitra, Selasa (04/05/2021) kemarin.

Karena apa? Lanjutnya, sebab di bawah 10 ribu meter persegi berdasarkan undang-undang lingkungan hidup itu tidak perlu dilakukan analisa dampak lingkungan tetapi yang ada adalah UKL UPL.

“Ini sama dengan Amdal. Status hukumnya sama kedudukannya. Itu telah diterbitkan tahun 2015. Kenapa belum diatur, karena ada syarat administrasi yang belum terpenuhi yaitu perubahan RTRW. Pemanfaatan dari segi lingkungan sudah memenuhi syarat tetapi untuk pemanfaatan ruang belum memenuhi syarat. Karena apa, karena rencana tata tuang itu belum dilakukan perubahan,” tegas bupati yang sangat paham masalah hukum ini.

Baca Juga:  Usul ke Olly tak lakukan PSBB, James Sumendap sarankan kepala daerah perketat akses masuk
  • Bagikan