BSG raih Penghargaan Infobank 2021, Dirut Revino Pepah apresiasi kerja keras jajarannya

  • Bagikan
Direktur Utama Bank SulutGo (BSG), Revino Pepah.

Manado, BERITA SULUT – Direktur Utama Bank SulutGo (BSG) Revino Pepah mengucapkan syukur, dan berterima kasih atas pencapaian BSG sejauh ini sehingga bisa diganjar Penghargaan Infobank 2021, yang diberikan Selasa (07/09/2021) awal pekan.

Ia mengatakan bahwa pencapaian ini adalah apresiasi yang diperoleh berkat kerja keras seluruh insan perusahaan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo.

Prestasi ini tidak bisa dilepaskan dari catatan-catatan positif Bank SulutGo dalam mempertahankan bahkan terus mendongkrak performa usahanya di tengah kondisi pandemi di Indonesia.

“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih atas penghargaan yang diberikan. Kerja keras dan soliditas antar lini perusahaan merupakan faktor kunci yang menentukan keberhasilan Bank SulutGo,” ujarnya.

Dikatakannya, di tengah pandemi Covid-19 ini, ia bersyukur kalau BSG tetap dapat terus bertumbuh positif. Ini adalah bukti nyata kerja keras Bank SulutGo sebagai perusahaan yang tangguh, fleksibel, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Bagi saya pribadi, meyakini bahwa kemampuan seorang pemimpin dalam mengolah sumber daya yang ada dengan sikap adaptif di berbagai situasi adalah kunci menuju keberhasilan,” ujar Pepah.

Seperti diketahui, industri perbankan menghadapi dampak krisis akibat pandemi Covid-19. Setelah mencatat kontraksi pertumbuhan kredit sebesar 2,21% pada 2020, industri perbankan juga masih kesulitan untuk melakukan ekspansi kredit pada 2021 akibat kondisi ketidakpastian yang menurunkan permintaan kredit.

Menurut Kajian Biro Riset Infobank bertajuk Rating 109 Bank Versi Infobank 2021, meskipun NPL perbankan secara industri masih aman di bawah 3,50% namun loan at risk (LAR) menunjukkan tren naik sejak tahun 2020.

LAR perbankan meningkat dan 11,98% pada 2018, 12,93% pada 2019, 22,65% pada 2020, dan 23,71% per Februari. 2021. NPL juga berpotensi meningkat dan relaksasi kebijakan strukturisau kredit yang berakhir pada Maret 2022 diharapkan oleh para praktisi di industri perbankan untuk kembali diperpanjang

Baca Juga:  Bahas strategi dan rencana bisnis, Komisaris dan Direksi baru BSG gelar Business Meeting

Dari sini pendapatan, banyak bank telah mencatat penurunan pendapatan bunga akibat masih seretnya kucuran kredit. Selain berusaha meningkatkan efisiensi termauk menurunkan cost of fund bank-bank juga berusaha memperbesar pendapatan selain bunga.

  • Bagikan