Siapkan pekerja migran profesional, Disnaker Manado jajaki kerjasama dengan BP2MI

  • Bagikan
Kadis Naker Kota Manado, Donald Supit.

“Sehingga salah satu solusinya adalah bagaimana angka pengangguran yang sangat tinggi mampu disiasati oleh BP2MI agar kami dapat menempatkan pekerja migran ke negara penempatan, tapi profesional dan kompeten,” ujar Brani, sapaan akrab Benny Rhamdani.

Walaupun, kata dia, hingga saat ini baru ada 17 negara penempatan yang membuka kesempatan untuk pekerja migran Indonesia.

“Peluang kerja yang terbuka masih sangat besar. BP2MI memastikan untuk dapat memfasilitasi kebutuhan tersebut dengan sebaik mungkin, seperti dengan memastikan bahwa proses migrasi dilakukan dengan aman dan pekerja migran Indonesia berangkat melalui jalur yang benar,” jelasnya.

Ditegaskan Rhamdani, untuk meningkatkan penempatan pekerja migran yang memiliki kualifikasi yang kompeten, maka keahlian dan keterampilan di sektor pekerjaan dan jenis jabatan yang mereka pilih harus diperkuat.

“Kemampuan bahasa asing yang digunakan di negara penempatan, kesiapan mental dan fisik, dan pemantapan ideologi Pancasila juga harus diperkuat,” tandas mantan Anggota DPRD Sulut dan DPD-RI ini.

 

 

 

 

Baca Juga:  Wawali Mor serahkan Dana Sharing Penanganan Kumuh kepada BKM se-Kota Manado
  • Bagikan