Dukung program “Marijo Bakobong”, Kaban Liny: Jika tidak ada lahan, digunakan polibag

  • Bagikan
Kepala Bapelitbangda Manado Liny Tambajong menggunakan polibag untuk "bakobong".
Kepala Bapelitbangda Manado Liny Tambajong menggunakan polibag untuk “bakobong” di rumah.

MANADO, BERITASULUT.co.id – Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Manado dengan tujuan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

Walikota DR GS Vicky Lumentut mengajak semua ASN dan THL di Kota Manado untuk memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam kebutuhan kita sehari-hari seperti rica, tomat ataupun sayur-sayuran.

“Program Marijo Bakobong itu untuk ketahanan pangan dari warga itu sendiri di tengah pandemi Covoid-19 ini,” ujar Walikota GSVL.

Menindaklanjuti program dari Walikota GSVL tersebut, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbangda) Kota Manado, Liny Tambajong mendukung program tersebut.

“Jika memang tidak ada lahan, maka digunakan polibag,” ujar Kaban Liny.

Pejabat yang satu ini dikenal di Pemkot Manado sebagai pejabat yang sangat mencintai lingkungan, sehingga kantor dan rumahnya dikenal asri dan sejuk karena dipenuhi tanaman.

Kali ini, Kaban Liny ikut menanam sayur-sayuran di rumahnya untuk digunakan sehari-hari.

“Mengamati pertumbuhan sayur Pokcoy, selesry dan selada merah dari penyemaian sampai keluar kecambah di hari yang ketiga. Pockcoy mulai berkecambah di hari ke 2, seledry di hari ketiga dan selada merah belum menampakan kecambahnya,” ujarnya.(DONWU)

Baca Juga:  Kadishub Manado dampingi Walikota GSVL “bakobong” di Bunaken
  • Bagikan