Amurang, BERITASULUT.co.id – Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (SDM PKH) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) kembali memberikan trauma healing kepada anak terdampak bencana alam abrasi pantai Amurang di posko pengungsian Kelurahan Lewet dan Uwuran 2 Kecamatan Amurang, Jumat (24/6/2022).
Kegiatan tersebut dikordiner langsung oleh PKH Wilayah Sulawesi Utara (Sulut).
Koordinator Wilayah (Korwil) PKH Sulut Richard Mongkaren mengungkapkan, trauma healing ini bertujuan untuk mengurangi rasa traumatik pasca bencana bagi mereka yang kehilangan harta benda serta lingkungan tempat tinggal yang selama ini menjadi tempat bermain.
“Kegiatan ini untuk mengurangi rasa takut yang berlebihan dan meredakan emosi trauma, juga untuk menimbulkan kembali rasa percaya diri,” ujarnya.
Mongkaren mengatakan, bahwa keluarga-keluarga yang terdampak bencana sedang diusulkan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) supaya kedepan bisa menerima bantuan sosial dari Kementrian Sosial (Kemensos).
Ia pun mengapresiasi kinerja dan kekompakan SDM PKH Minsel yang sejak hari kedua pasca bencana terus hadir di 2 lokasi posko.
“Sekalipun dalam keterbatasan tetapi tetap menunjukan keprihatinan yang diaplikasikan dalam tindakan nyata sebagai pekerja sosial,” ujarnya.
“Kami pun akan terus melaksanakan trauma healing bagi warga terdampak bencana sepanjang proses pengungsian masih berlangsung, dengan harapan semoga bisa meminimalisir rasa traumatik bencana dari anak-anak dan keluarga mereka,” sambungnya.
Selain kegiatan tersebut, pihaknya pun memberikan bingkisan berupa makanan ringan buah-buahan kepada anak-anak.



















