Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.
Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya.
Namun sangat disayangkan, program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang menurut Anggota DPRD Sulut Stela Runtuwene, tidak memasukan anggaran kesehatan khususnya stunting.
Hal ini mematik kritik Stela dalam rapat pembahasan KUA-PPAS APBD Sulut Tahun 2024 antara Badan Anggaran DPRD Sulut dengan tim TAPD Pemprov Sulut, di Kantor DPRD Sulut, Kota Manado, Selasa (8/8/2023).
Politisi Partai NasDem ini mempertanyakan mengenai masalah kesehatan yang lebih ke stunting, apakah pemerintah daerah telah memprioritaskan untuk anak-anak yang calon penerus bangsa.
“Berapakah anggaran (stunting) yang ditaruh di sana (APBD 2024)?,” tanya Stela kepada Tim TAPD Pemprov Sulut.
Menurut Stela, ini penting harus diprioritaskan karena anak-anak ini yang nantinya akan menjadi tulang punggung bangsa.
“Kalau anak-anak yang kurang gizi atau stunting ini kasian mereka. Oleh sebab itu ini juga harus menjadi salah satu prioritas agar supaya kita memiliki ana-anak yang unggul untuk memajukan negara dan bangsa kita,” tandas legislator cantik Dapil Minsel-Mitra ini.
(ika)



















