Refleksi Akhir Tahun 2025: Dalam Kasih Karunia-Nya, Kita Melangkah Maju

Pendahuluan

Tahun 2025 telah sampai pada akhir babnya. Seperti sebuah buku yang kita baca halaman demi halaman, setiap hari telah membawa cerita tersendiri, baik suka maupun duka, keberhasilan maupun tantangan.

Namun dalam segala hal, kita tidak pernah berjalan sendirian, karena Tuhan selalu menyertai kita dengan kasih-Nya yang tak berkesudahan.

Refleksi 1: Mengucap Syukur atas Kebaikan-Nya

“Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita.” (Efesus 5:20)

Setiap tahun adalah anugerah dari Tuhan. Meski ada masa-masa yang sulit, kita harus mengakui bahwa segala sesuatu terjadi di bawah kedaulatan-Nya.

Kita bisa bersyukur karena Dia telah memberikan kekuatan untuk melewati setiap ujian, memberkati dengan berkah yang tak terhitung jumlahnya, dan mengubah kesulitan menjadi kesempatan untuk semakin mengenal Dia lebih dalam.

Refleksi 2: Belajar dari Perjalanan Kita

“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2 Korintus 5:17)

Akhir tahun adalah waktu yang tepat untuk merenungkan perjalanan iman kita. Ada hal-hal yang mungkin kita sesali, namun Tuhan selalu membuka pintu untuk bertobat dan menjadi orang baru di dalam-Nya.

Kita bisa belajar dari kesalahan masa lalu dan membiarkan Roh Kudus membentuk karakter kita agar semakin menyerupai Kristus.

Refleksi 3: Menantikan Masa Depan dengan Harapan

“Orang-orang yang menanti Tuhan mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” (Yesaya 40:31)

Tahun baru akan membawa ketidakpastian, tetapi sebagai anak-anak Allah, kita memiliki harapan yang tidak tergoyahkan.

Kita tidak perlu takut, karena Tuhan telah menjanjikan kekuatan bagi kita yang bergantung kepada-Nya.

Ia memiliki rancangan damai sejahtera untuk hidup kita (Yeremia 29:11) dan akan memimpin kita melalui setiap langkah yang akan kita lalui.

Refleksi 4: Menunjukkan Kasih kepada Sesama

“Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap pikiranmu. Inilah hukum yang utama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua yang sama dengan itu adalah: Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.” (Matius 22:37-38)

Sebagai umat Kristus, kita dipanggil untuk menjadi saluran kasih-Nya bagi orang lain.

Tahun 2025 mungkin telah mengajarkan kita betapa pentingnya saling mendukung dan mencintai sesama.

Mari kita masuk tahun baru dengan tekad untuk lebih peduli kepada kebutuhan orang di sekitar kita, baik secara fisik maupun rohani.

Doa Penutup

Ya Tuhan, kami bersyukur atas semua yang Engkau berikan sepanjang tahun 2025.

Terima kasih karena Engkau tidak pernah meninggalkan kami, bahkan dalam saat-saat yang paling sulit.

Ampuni kami atas kesalahan kami dan berikan kami kekuatan untuk menjadi orang baru di dalam Kristus.

Bimbing kami dalam tahun yang akan datang, agar kami dapat menjalani hidup yang menyenangkan-Mu dan menjadi saksi kasih-Mu bagi dunia.

Dalam nama Yesus Kristus yang kita percaya. Amin.

Selamat tinggal tahun 2025.
Selamat datang tahun 2026.
Tuhan memberkati.

(BSC)