RELIGI  

MTPJ GMIM 21-27 Desember 2025 (Minggu Adven IV) : Rahmat Tuhan Turun Temurun Atas Orang-Orang yang Takut Akan Dia

Pembacaan Alkitab: Lukas 1:46-56

ALASAN PEMILIHAN TEMA

Kita sementara berada di zaman yang serba canggih dengan mobilitas tinggi dan cepat. Kita patut bersyukur untuk segala kemajuan itu.

Tetapi, di balik semua kemajuan yang ada, kita juga mengalami dan menghadapi banyak persoalan seperti kejahatan manusia semakin canggih dan merajalela.

Orang Kristen semakin kehilangan jati diri, menganggap diri lebih dari orang lain, merasa paling benar, menjadi sombong bahkan ada yang menghina dan merendahkan orang lain.

Orang yang berkuasa cenderung menyalahgunakan kekuasaan/jabatan untuk memperkaya diri dan menekan yang lemah dan tidak berdaya. Praktik ketidakadilan semakin menggejala. Kesenjangan sosial semakin lebar.

Ajaran Kristen tentang kasih: saling peduli dan solidaritas, saling menghidupkan sebagaimana yg diajarkan dan diteladankan Yesus Kristus semakin langka.

Pengakuan bahwa Yesus Kristus Tuhan Raja dunia, Terang Hidup dan Sumber Rahmat sepertinya hanya ungkapan verbal tanpa penghayatan dan tindakan konkrit. Hidup takut akan Tuhan tidak lagi menjadi ciri khas umat-Nya.

Menghadapi realitas ini, Gereja yang sedang berada dalam perayaan Adven IV sebagai persiapan menyambut Natal Yesus Kristus dan kedatangan-Nya kembali (parousia), menyampaikan pengajaran dengan “Rahmat Tuhan atas Orang-orang yang Takut Akan Dia.”

PEMBAHASAN TEMATIS

Pembahasan Teks Alkitab (Eksegese)

Injil Lukas ditulis oleh Lukas seorang tabib (Kolose 4:4), teman sekerja Paulus (Filemon 1:24, 2 Timotius 4:11).

Injil Lukas digolongkan sebagai Injil Sinoptis (cara pandang yang sama tentang pelayanan dan karya Yesus Kristus di tengah-tengah dunia) bersama Injil Matius dan Markus.

Injil ini ditujukan kepada Teofilus yang mulia (Lukas 1:1), supaya jemaat mula-mula percaya kepada Yesus Kristus, sekalipun banyak tekanan dari pemerintah Romawi.