Prof Julyeta Runtuwene tinggalkan Kaeng Manado buat isteri Bupati Toraja Utara

  • Bagikan
Prof Paula Runtuwene menjelaskan filosofi Kaeng Manado kepada Luciana Natalia, isteri Bupati Toraja Utara.

Toraja Utara, BERITA SULUT – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Manado Prof Julyeta PA Runtuwene, meninggalkan kenang-kenangan berupa Kaeng Manado kepada Luciana Natalia, isteri Plh Bupati Kabupaten Toraja Utara Rede Roni Bare.

Kaeng Manado diberikannya di sela kunjungan kerja dan tatap muka Wali Kota Manado Dr GS Vicky Lumentut (GSVL) bersama Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado, dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toraja Utara, bertempat di Kantor Bupati Toraja Utara, Jalan Ratulangi, Singki’, Rantepao, Selasa (13/04/2021) siang.

Tidak sekedar menyerahkan, namun filosofi yang terkandung di dalam motif Kaeng Manado tersebut juga dijelaskan oleh Prof Julyeta PA Runtuwene kepada Luciana Natalia.

“Ini Kaeng Manado namanya, kain khas Manado. Kaeng artinya kain. Nah, filosofi yang terdapat dalam motif Kaeng Manado menggambarkan kehidupan masyarakat Kota Manado itu sendiri yang beragam,” ujar Prof Juyeta.

Ada beberapa motif yang ditampilkan dalam Kaeng Manado, antara lain motif ikan Coelacanth, sejenis ikan purba yang hanya hidup di perairan Manado. Kemudian motif Tugu Lilin yang menggambarkan pengorbanan untuk menerangi orang banyak.

“Lalu simbol semua tempat ibadah yang menggambarkan tentang Kota Manado sebagai kota yang rukun. Kemudian gambar coral dan biota laut yang menegaskan jika Kota Manado adalah kota dengan panorama bawah laut yang mempesona,” ungkapnya sambil menunjuk-nunjuk motif kainnya.

Isteri Plh Bupati Toraja Utara pun terkesima, dan berterima kasih atas ole-ole yang ditinggalkan isteri Wali Kota Manado tersebut.

 

Baca Juga:  Hari ini 4 tahun GSVL-MOR pimpin Manado, ini pesan Walikota GSVL
  • Bagikan