BERITASULUT.co.id – Progres pembangunan di Desa Silian Tengah, Kecamatan Silian Raya, Minahasa Tenggara (Mitra), terus menunjukkan adanya peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Di tahun 2021, upaya memajukan desa pun tetap dimaksimalkan pemerintah setempat.
Sedikitnya, Rp 723 juta anggaran yang bersumber dari dana desa atau APBDes tahun 2021 siap dimaksimalkan untuk membangun desa.
Hukum Tua Desa Silian Tengah, Meidy Lumampow mengatakan, sejumlah program sudah disiapkan pihaknya untuk dikerjakan di tahun ini, baik infrastruktur maupun pemberdayaan. Diantaranya pembuatan plat deucker sepanjang 406 meter, peninggian drainase, paving block, Bantuan Langsung Tunai (BLT), insentif kader, makanan tambahan, token lampu jalan, scan foto copy, Bumdes bersama dan sektor kesehatan bagi para lansia serta penanganan Covid-19 yang anggarannya sebesar 8 persen diambil dari total APBDes 2021.
“Khusus untuk dana desa tahap satu ada diangka Rp 290-an juta dan diperuntukkan pada peninggian drainase sepanjang 164 meter dan paving block 182 meter. Sedangkan sektor pemberdayaan diarahkan ke insentif kader, scan foto copy, token lampu jalan, makanan tambahan bagi anak dan ibu menyusui, Bumdes bersama serta sektor kesehatan bagi para lansia. Sementara untuk program lainnya nanti akan dikerjakan atau dilaksanakan di tahap dua dan tiga ,” terang Meydi Lumampow.
Lanjut, sementara untuk penanganan virus corona, ia menegaskan pihaknya akan terus berjibaku mendukung program Kampung Tangguh yang dicanangkan Bupati James Sumendap dan Wakil Bupati Jocke Legi, dalam rangka memberangus penyebaran Covid-19.
Buktinya, mulai dari anggaran, persiapan, sosialisasi sampai pelaksanaan dan pelayanan terus dimaksimalkan pihaknya. Bahkan seluruh warga, tokoh masyarakat, tokoh agama ikut berpartisipasi. Demikian halnya penjagaan ketat di posko siaga 1×24 jam yang turut melibatkan perangkat desa, BPD, ASN dan THL di desa setempat.
Untuk itu, Lumampow pun berharap program tersebut terus didukung masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan semua unsur terkait supaya berpartisipasi menunjang program pemerintah dalam menangani persoalan Covid-19. Ia juga meminta hal ini menjadi perhatian semua pihak agar pro aktif menjalankan disiplin protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus corona.
“Hal ini bukan lagi persoalan pemerintah saja, tapi sudah menjadi persoalan semua elemen bangsa, persoalan universal umat manusia sehingga semua berkewajiban turut serta menangani masalah ini. Kita semua terpanggil demi menyelamatkan saudara kita, keluarga kita, dan terutama diri kita sendiri. Kita harus kedepankan protokol kesehatan dalam hal penanganan pandemic global ini,” ajaknya.
Ia menambahkan, dalam menangani virus corona harus mengedepankan protokol kesehatan dengan tidak mengabaikan bidang perekonomian. “Kegiatan ekonomi akan berjalan dan terus bergerak, untuk itu kita harus tetap dan terus menjaga ketertiban masyarakat secara serius,” tambahnya.
Berkaitan dengan penerapan disiplin protokol kesehatan, pihaknya juga meminta dukungan Kepolisian dan TNI, serta Satuan Polisi Pamong Praja apabila ada pelanggar protap sehingga dapat langsung ditindak.
Seperti diketahui bahwa beberapa waktu lalu Bupati James Sumendap telah menandatangani surat keputusan bupati berkaitan dengan penanganan virus corona di desa.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara sendiri telah dan terus berupaya maksimal dan melakukan semua hal berkaitan dengan pencegahan Covid-19. Mulai dari penjagaan ketat lewat posko siaga disemua pintu masuk Mitra, rapid test antigen massal bagi seluruh tenaga kesehatan, kepala SKPD, para pejabat, anggota DPRD sampai para hukum tua, perangkat desa, bahkan para pemuka agama. (Advertorial)







