Deal-dealan dibalik penyelesaian konflik penambang rakyat dan BLJ

  • Bagikan
Suasana proses mediasi antara penambang rakyat dan PT. BLJ, di Aula Kantor Camat Ratatotok, Selasa (15/3/2022)

RATAHAN, BERITASULUT.co.id – Konflik antara penambang rakyat dan Harni Kumolontang selaku pemilik lahan di area perusahaan PT. Bangkit Limpoga Jaya (BLJ), berhasil diselesaikan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Pemkab Mitra), Selasa (15/3/2022) di Aula Kantor Camat Ratatotok.

Difasilitasi Pemkab Mitra, akhirnya para pihak sepakat untuk menyudahi konflik sesuai win-win solution atau penyelesaian yang menguntungkan dan memuaskan semua pihak seperti yang disodorkan Pemkab Mitra.

Asisten II Setdakab Mitra, Jani Rolos mengungkapkan, menindaklanjuti instruksi Bupati James Sumendap, pihaknya ada bersama dengan penambang termasuk pemilik lahan untuk menghadirikan solusi yang menguntungkan semua pihak.

“Sudah ada kesepakatan dalam pertemuan tersebut. Pemilik lahan yakni Harni Komolontang telah memberikan lahan seluas 2 hektar untuk dikelola oleh para penambang,” ungkap Rolos yang juga ikut didampingi Kadis Lingkungan Hidup Desten Katiandangho dan Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Boyke Akay.

Rolos berharap, lahan yang sudah diberikan dapat dipergunakan dengan baik oleh para penambang. “Yang terpenting juga memperhatikan lingkungan dan merawat pepohonan yang ada. Jaga keamanan dan ketertiban bersama,” imbau Rolos.

Sementara itu, Harni Komolontang melalui Lisa Carolina Ligianto mengatakan, perlu disyukuri karena sudah diperoleh solusi dan kesepakatan bersama yang sudah tentu menguntungan semua pihak terutama masyarakat penambang.

“Terima kasih kepada Pemkab Mitra juga pihak Kepolisian dan TNI yang boleh hadir untuk memediasi. Kami juga memohon maaf atas ketidak nyamanan selama ini,” tukasnya.

Mewakili penambang, Yoppie Mokosandib dan Yance Tompunu mengatakan, pihaknya sangat bersyukur karena boleh memperoleh solusi terbaik bagi nasib mereka sebagai penambang.

“Terima kasih Pak Bupati James Sumendap yang sangat mengerti terhadap kami masyarakat penambang. Tentu ini tidak akan terjadi tanpa campur tangan pemerintah,” ujar keduanya.

Baca Juga:  Mitra kembali ditorehkan prestasi, Bupati Sumendap terima penghargaan PPD 2022

Pada kesempatan itu juga, langsung dilakukan penandatanganan surat persetujuan dari pihak pemilik lahan dan para penambang yang disaksikan semua pihak yang bersama-sama dalam kegiatan tersebut.

Turut hadir pada kesempatan itu Kabag OPS Polres Mitra Kompol Edi Suryanto, Danramil Belang Jantje Wulur, Camat Ratatotok Fera Sanger, Kapolsek Ratatotok Ferry Sulu, pihak BLJ dan para penambang. (HENGLY)

  • Bagikan