Pertama di Silian Raya, anggaran puluhan juta masuk kantong KPM Silian Kota

  • Bagikan
Hukum Tua Ben Watania (kanan) secara simbolis menyalurkan BLT kepada warga, disaksikan Camat Selvie Lendombela dan TAPM Denny Sandag dan lainnya, Rabu (16/3/2022), di Kantor Desa Silian Kota

RATAHAN, BERITASULUT.co.id – Dari 10 desa di Kecamatan Silian Raya, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Silian Kota menjadi desa pertama dalam menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada keluarga penerima manfaat (KPM), tepatnya Rabu (16/3/2022), bertempat di Kantor Desa Silian Kota.

Tak hanya itu, bahkan Pemdes Silian Kota mengalokasikan anggaran untuk program BLT ini mencapai 47 persen dan diperuntukkan bagi 83 KPM yang masuk kategori kurang mampu.

“Jadi masing-masing KPM menerima 900 ribu rupiah untuk tiga bulan, selang Januari sampai Maret atau 300 ribu rupiah per bulannya. Dan bantuan ini disalurkan langsung kepada penerima manfaat,” terang Hukum Tua Desa Silian Kota, Ben Watania sembari menambahkan bahwa penyaluran kali ini baru 50 KPM yang menerima bantuan, sedangkan 33 lainnya untuk sementara waktu ditunda karena belum terpenuhinya syarat vaksinasi dosis lengkap.

Namun untuk diketahui, realisasi anggaran bagi 83 KPM ini dikalikan 900 ribu rupiah mencapai Rp74.700.000 juta. Jumlah ini diambil dari pagu 47 persen yang digelontorkan untuk program BLT yang totalnya mencapai Rp298.800.000 juta dan bersumber dari pagu dana desa tahun 2022 senilai 673.352.000 juta rupiah.

“Sisanya akan kita salurkan nanti, mengikuti tahapan pencairan dana desa selanjutnya,” tukas Watania.

Ia pun berharap bantuan ini dimanfaatkan sabaik-baiknya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta benar-benar diperuntukkan untuk kebutuhan keluarga sehari-hari maupun juga keperluan sekolah.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai tersebut dipantau langsung Camat Silian Raya Selvie Lendombela, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Minahasa Tenggara Denny Sandag serta unsur TNI. (HENGLY)

Baca Juga:  Masa jabatan 675 anggota BPD di Mitra berakhir Desember bukan bulan Maret
  • Bagikan