Kapolres Mitra tegaskan pendaftaran Taruna Akpol dan Bintara Polri tidak dipungut biaya

  • Bagikan

RATAHAN, BERITASULUT.co.id – Di tahun 2022 ini, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali membuka pendaftaran rekrutmen calon Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dan Bintara. Proses pendaftaran secara online melalui halaman penerimaan.polri.go.id.

Pendaftaran terpadu Taruna Akpol sudah mulai dilakukan sejak 30 Maret-18 April 2022. Sedangkan Bintara Polri dibuka pada 31 Maret-11 April 2022.

Pantauan di Aula Polres Mitra, Selasa 5 Maret 2022 sementara berlangsung proses verifikasi pendaftaran Taruna Akpol dan Bintara Polri yang diawasi langsung Kapolres AKBP Rudi Hartono dan Kabag SDM Kompol Ferri Langie.

Kapolres AKBP Rudi Hartono saat ditemui disela kegiatan mengatakan, seluruh proses penerimaan dan pendaftaran calon Taruna Akpol dan Bintara Polri tidak dipungut biaya apapun alias gratis.

Selain itu, Kapolres Rudi Hartono juga menuturkan, rekrutmen Polri tahun 2022 ini menggunakan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis).

“Untuk mewujudkan seorang Polri yang BETAH, maka kemampuan diri serta prestasi sangat berperan penting dan diperhitungkan dalam proses pendaftaran calon anggota Polri,” tutur Hartono.

Kabag SDM Kompol Ferri Langie mengungkapkan, sejak dibukanya pendaftaran hingga hari ini, sebanyak 46 peserta yang telah melakukan pendaftaran online mendatangi Mapolres Mitra untuk melakukan proses verifikasi.

“Hingga hari ketujuh dibukanya pendaftaran online, untuk Kabupaten Mitra yang mendaftar sebanyak 46 orang dengan rincian 43 Bintara dan 3 Akpol. Para pendaftar sendiri mayoritas merupakan lulusan SMA atau sederajat,” ungkap Langie.

Proses verifikasi yang dilakukan Polres Mitra meliputi informasi dan kelengkapan berkas, pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan KTP, KK, Akte, pemeriksaan ijazah/SKHUN serta pemeriksaan ijasah/raport, pemeriksaan administrasi, verifikasi dan perekaman wajah.

Saat verifikasi, peserta harus memperhatikan sejumlah ketentuan diantaranya, mematuhi prokes, membawa hasil swab, menunjukan sertifkat vaksin dosis ke dua, memakai pakaian batik lengan panjang, celana bahan warna hitam, dilarang mengenakan perhiasan yang berlebihan, datang langsung tidak boleh diwakilkan. (HPM/HENGLY)

Baca Juga:  Hukum Tua Audy Ngantung mantapkan pembangunan infrastruktur Tombatu Dua Barat
  • Bagikan