Manado kini berusia 399 tahun, berikut sejarah nama Manado yang masih diperdebatkan

Tahun 1953: Daerah Bagian Kota Manado diubah statusnya Daerah Kota Manado, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 42/1953juncto Peraturan Pemerintah Nomor 15/1954.

Tahun 1954: Manado Menjadi Daerah otonom yang berhak mengatur rumah tangganya sendiri, sesuai PP No tahun 1953 yo PP No 56 Tahun 1954.

Tahun 1957: Manado menjadi Kota Praja, sesuai Undang–Undang Nomor 1 tahun 1957.

Tahun 1959: Kota Praja Manado di tetapkan kedudukannya sebagai daerah tinggat II Manado, sesuai Undang–Undang Nomor 29 tahun 1959.

Tahun 1965: Kota Praja Manado disempuranakan menjadi Kota Madya Manado dipimpin oleh Walikota Kepala Daerah Tingkat II sesuai Undang–Undang Nomor 18 tahun 1965 dan di sempurnakan lagi menjadi Walikotamadya Daerah Tingkat II, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan Daerah.

Hari Jadi Kota Manado

Hari jadi Kota Manado yang ditetapkan pada tanggal 14 Juli 1623, merupakan momentum yang mengemas tiga peristiwa bersejarah sekaligus yaitu tanggal 14 yang diambil dari peristiwa heroik yaitu peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946.

Di mana pada tanggal itu putra daerah ini bangkit dan menentang penjajahan Belanda untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Kemudian bulan Juli yang diambil dari unsur yuridis yaitu bulan Juli 1919, yaitu munculnya Besluit Gubernur Jenderal tentang penetapan Gewest Manado sebagai Staatgemeente dikeluarkan dan tahun 1623 yang diambil dari unsur historis yaitu tahun di mana Kota Manado dikenal dan digunakan dalam surat-surat resmi.

Berdasarkan ketiga peristiwa penting tersebut, maka tanggal 14 Juli 1989, Kota Manado merayakan HUT-nya yang ke-367.