RELIGI  

MTPJ GMIM 13-19 April 2025 (Minggu Sengsara VI) : Tersalib dengan Tulisan “Yesus Orang Nazaret Raja Orang Yahudi”

Yesus memikul salib, walaupun menurut kesaksian Matius 27:32 setelah berada di luar kota para prajurit memaksa Simon orang Kirene untuk memikul salib itu.

Pikul salib menunjukkan penderitaan, Yesus memikul dan menanggung beban dosa umat manusia.

Golgota (tempat Tengkorak) menunjukkan tempat kematian yang mengerikan. Penyaliban di luar kota menggenapi nubuat Imamat 16:27.

“Lembu jantan dan kambing jantan korban penghapus dosa, yang darahnya telah dibawa masuk untuk mengadakan pendamaian di dalam tempat kudus, harus dibawa keluar dari perkemahan, dan kulitnya, dagingnya dan kotorannya harus dibakar habis” menandakan pengorbanan-Nya bagi dosa umat manusia di luar “perkemahan” umat Israel.

Ibrani 13:12. “Itu jugalah sebabnya Yesus telah menderita di luar pintu gerbang untuk menguduskan umat-Nya dengan darah-Nya sendiri.”

Yesus disalibkan di tengah-tengah dapat berarti Ia menjadi pusat dari segala sesuatu, termasuk dalam penderitaan dan keselamatan.

Dia menjadi perantara dan penengah hubungan antara manusia berdosa dengan Tuhan Allah.

Ayat 19-22. Pilatus menyuruh memasang tulisan di atas kayu salib: “Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi.”

Ditulis dalam tiga bahasa karena Bukit Golgota berada di tepi jalan raya di mana orang Yahudi diaspora lalu lalang pada saat menjelang Paskah.

1. Bahasa Ibrani :Yeshua Hallotzri Melech HaYehudim
2. Bahasa Latin: Iesus Nazarenus Rex Iudaeorum.
3.Bahasa Yunani Ièsous ho Nazõraios, ho Basileus tõn Ioudaiõn.