Manado, BERITASULUT.CO.ID – Polda Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan serah terima jabatan (Sertijab) untuk sejumlah pejabat utama di Mapolda Sulut, Jln Bethesda, Manado, Senin (29/12/2025).
Kegiatan yang digelar di Aula Tri Brata dan dilanjutkan acara pisah sambut di Aula Catur Prasetya ini dipimpin langsung Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie.
Hadir dalam acara tersebut Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, para Pejabat Jajaran Utama (PJU), pengurus Bhayangkari, serta perwakilan personel Polri di wilayah Sulawesi Utara.
Sejumlah pejabat lama telah mengalami mutasi di tempat lain. Sebagai penggantinya, sejumlah pejabat baru resmi diambil sumpah dan dilantik. Mereka adalah:
1. Kombes Pol Amin Litarso menjabat Irwasda,
2. Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas menjabat Direktur Polair,
3. Kombes Pol Nanang Heru Purwoko menjabat Direktur Pamobvit,
4. Kombes Pol Robby Medianus Samban menjabat Dansat Brimob,
5. Kombes Pol Ferry Raimond Ukoli menjabat Karo Ops,
6. AKBP Rio Alexander Panelewen menjabat Direktur Binmas,
7. AKBP Nonie Johanna Sengkey menjabat Dirres Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Perlindungan dan Penyelamatan Orang (PPO).
Kapolda Sulut menyampaikan bahwa acara sertijab ini merupakan bentuk rasa terima kasih kepada pejabat lama yang telah berkontribusi serta sebagai wadah perkenalan kepada pejabat baru.
“Tak kenal maka tak sayang, oleh karena itu kita perlu saling mengenal untuk membangun kerja sama yang solid,” ujarnya.
Dikatakan pula, mutasi jabatan adalah hal yang wajar dalam tubuh Polri sebagai upaya refreshment organisasi agar tetap kondusif dan mampu menghadapi tantangan serta tuntutan masyarakat yang semakin tinggi.
“Proses ini juga merupakan regenerasi kepemimpinan untuk mengakselerasi pencapaian visi dan misi Polri ke depan,” jelasnya.
Kapolda juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi para pejabat lama dan memberikan semangat kepada pejabat baru.
“Saya berharap seluruh pejabat utama yang baru dapat cepat beradaptasi dengan tugasnya, mendukung kebijakan Kapolda, dan bersatu dalam menjalankan amanah sesuai dengan makna pataka Polda Sulut yakni Maesa’an Waya,” tegasnya.
(TRIC)



















