SULUT  

Victor Mailangkay Hadiri Dankodiklat Tarkorna XV GM FKPPI, Buka Era Kaderisasi Berbasis AI dan Kualitas

Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Victor Mailangkay selaku Ketua GM FKPPI Sulut, menghadiri giat Dankodiklat Tarkorna XV GM FKPPI, di Serpong, Banten.

Transformasi sistem pendidikan kader muda putra-putri TNI-Polri dan purnawirawan ditujukan untuk menyiapkan generasi pengawal Indonesia Emas 2045

Banten, BERITASULUT.CO.ID – Kamis (11/12/2025) pagi, Kompleks Kodiklat TNI di Serpong menyaksikan pembukaan Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI dan Penataran Kader Organisasi Tingkat Purna (Tarkorna) XV Generasi Muda Forum Komunikasi Putera-Puteri TNI Polri (GM FKPPI) Tahun 2025.

Acara yang akan berlangsung hingga 20 Desember 2025 ini bukan sekadar acara rutin, melainkan tonggak sejarah yang mencanangkan perubahan radikal dalam sistem kaderisasi organisasi kepemudaan terbesar milik putra-putri TNI-Polri dan purnawirawan.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Victor Mailangkay selaku Ketua GM FKPPI Sulut, yang menyampaikan pernyataan Ketua Umum GM FKPPI Dwi Rianta Soerbakti.

“Ini menjadi titik balik. Kita tidak lagi mengejar kuantitas massa, tetapi fokus total pada kualitas kader yang benar-benar handal,” ujarnya, Sabtu (13/12/2025).

Perubahan paling mencolok terlihat pada kurikulum dan standar seleksi. Berbeda dengan angkatan sebelumnya yang lebih terbuka, Tarkorna XV menerapkan syarat seleksi yang jauh lebih ketat.

Hal ini dimaksudkan untuk menyaring calon kader yang memiliki potensi intelektual, karakter, dan komitmen yang kuat terhadap ideologi negara.

“Kita ingin kader yang tidak hanya bisa mengikuti perintah, tetapi juga mampu berpikir kritis dan memberikan solusi atas tantangan masa depan,” jelas Victor Mailangkay.

Yang membuat Tarkorna XV lebih istimewa adalah penerapan sistem pendidikan berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dikembangkan langsung oleh kader-kader muda GM FKPPI.

Ini menjadi bukti kemampuan generasi muda organisasi tersebut dalam menguasai teknologi mutakhir.

“Ini adalah upaya nyata transformasi. Dengan AI, proses pembelajaran bisa lebih personal, evaluasi lebih objektif, dan kader bisa mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan zaman,” ungkap Victor Mailangkay.

Dankodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika menyambut positif langkah baru GM FKPPI.

Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa Tarkorna XV berperan sebagai wahana strategis untuk menyiapkan kader yang mampu menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

“Penyelenggaraan ini tidak hanya tentang pendidikan, tetapi juga meneguhkan komitmen ideologi, memperkuat karakter, dan menanamkan nilai militansi. Kita ingin membentuk kader yang cerdas, memiliki integritas, disiplin, dan siap mengawal perjalanan menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Letjen Naudi.

Acara yang dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi negara, perwakilan Mabes TNI, Polri, serta tokoh-tokoh senior GM FKPPI ini diikuti oleh perwakilan dari Pengurus Daerah GM FKPPI di seluruh Indonesia.

Semua peserta dipersiapkan untuk mengikuti rangkaian materi yang meliputi kajian ideologi, pengembangan kepemimpinan, keterampilan teknis, dan pengetahuan tentang kebijakan negara.

Dengan semua perubahan yang dilakukan, GM FKPPI menunjukkan komitmennya untuk menjadi organisasi kepemudaan yang relevan dan mampu berkontribusi signifikan dalam membangun masa depan negara.

(DONWU)