
MANADO, BERITASULUT.CO.ID – Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut (GSVL) secara simbolis mengecor atap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manado, pertanda pembangunan rumah sakit yang berlokasi di Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea, sudah dalam tahap akhir.
Kegiatan itu dilakukan saat proses topping off ceremony pembangunan proyek gedung, Selasa (27/10/2020) siang tadi, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, yang diawali dengan laporan progress pembangunan dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, dr Ivan Marthen.
Dan dalam sambutannya, Walikota GSVL bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, topping off ceremony ini merupakan milestone penting dari sebuah tahapan pembangunan highrise building.
“Dimana pekerjaan struktur utama telah diselesaikan dengan baik tanpa adanya kejadian yang menonjol baik kepada pekerja selama melakukan pekerjaan pembangunan sampai dengan tahapan ini,“ ujar Walikota GSVL.
Namun demikian, Pemerintah Kota Manado masih memiliki pekerjaan rumah untuk menyelesaikan pekerjaan gedung ini sampai tuntas yang ditargetkan awal tahun 2021 mendatang.
“RSUD Kota Manado akan rampung pekerjaannya 2021 tahun depan sehingga dapat melayani kebutuhan pelayanan kesehatan bagi rakyatku di Kota Manado,” ujarnya optimis.
Dijelaskan pula, RSUD Manado adalah Tipe C, namun ia yakin pelayanannya akan berusaha untuk memberikan pelayanan standar Tipe A.
“Ini sudah dirancang dengan baik sejak awal, dimulai dengan pembangunan gedung dengan 7 lantai. Nantinya meskipun RS ini Tipe C namun pelayanannnya rasa Tipe A, dan diyakini akan jadi RSUD terbaik,” kata Walikota GSVL.
Tak lupa suami tercinta Ketua TP-PKK Kota Manado ini bersyukur karena RSUD Manado ini hadir di tengah pandemi Covid-19, sehingga akan membantu pelayanan medis termasuk pasien Covid-19 nantinya.
Hadir juga dalam giat ini sejumlah pejabat Pemkot Manado, antara lain Sekda Micler CS Lakat, Assiten I Herry Saptono, Assisten II Philips Sondakh, Kadis PUPR Roy Mamahit, dan Direktur RSUD drg Sanil Marentek. Ada juga Anggota DPRD Sulut Kristo Ivan Ferno Lumentut, Kepala BPKP Perwakilan Sulut Setya Nugraha, serta pihak pelaksana pekerjaan dan konsultan.(DONWU)


















