Wartawan di Manado mulai divaksin Covid-19, Walikota GSVL: Tetap jangan abai protokol kesehatan

  • Bagikan
Sejumlah wartawan saat divaksinasi siang tadi.
Sejumlah wartawan saat divaksinasi siang tadi.

MANADO, BERITASULUT.co.id – Wartawan yang melakukan peliputan di Pemerintah Kota Manado mulai mendapatkan disuntik vaksin Covid-19 tahap pertama, yang dimulai Senin (15/03/2021) siang.

Vaksinasi yang digelar di halaman Kantor Walikota Manado, Jalan Balaikota Tikala, berjalan lancar.

Untuk disuntik vaksin Covid-19 para sasaran harus memenuhi kriteria tertentu, salah satunya sehat. Untuk memastikan sehat, sebelum disuntik sasaran penerima vaksin melalui screening terlebih dahulu dan diperiksa kesehatannya. Jika memenuhi syarat, maka suntik vaksin pun dilakukan.

Tidak didapati gelaja dari satu pun pewarta usai mendapatkan vaksinasi. Dan untuk vaksinasi tahap kedua digelar dua minggu lagi, tepatnya 29 Maret 2021.

Kendati demikian, bagi wartawan yang sudah ikut vaksinasi Covid-19, Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut (GSVL) berpesan agar tetap jangan abai dan terus mematuhi protokol kesehatan.

“Meski sudah divaksin, namun protokol kesehatan penting untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Bukan berarti setelah divaksin, protokol kesehatan diabaikan,” ujarnya.

Sementara itu Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi, menekankan bahwa vaksin Covid-19 tidak berarti menghentikan penularan virus Corona.

“Vaksin ini membentengi kita, kalau tertular virus Corona, kita menjadi tidak sakit ataupun sakit, mungkin gejalanya ringan ataupun Orang Tanpa Gejala,” terang Nadia, dilansir dari liputan6.com.

Jadi, kata dia, vaksinasi Covid-19 hanya menurunkan risiko menjadi sakit, tapi tidak hentikan menularkan virus.

“Dari vaksin kan membentuk antibodi. Lalu antibodi baru akan bekerja kalau virus masuk ke tubuh. Nah, vaksin mencegah kita tidak menjadi sakit atau sakit tidak menjadi parah,” tegasnya.

Siti juga menekankan, di masa pandemi Covid-19 saat ini, setelah divaksin harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Setiap saat virus Corona mengintai kita. Kapan kita lengah, virusnya bisa menyerang. Ketika virus masuk, di dalam tubuh sudah ada bala tentara, yaitu antibodi yang kita peroleh saat vaksinasi,” tukasnya.(DONWU/LIP6)

Baca Juga:  Cegah Covid-19, GSVL: Stop dulu jabat tangan dan cipika cipiki
  • Bagikan