RELIGI  

MTPJ GMIM 14-20 November 2021: Jangan mendua hati

Cara menghadapinya tidak dengan cara mengandalkan kekuatan atau kehebatan diri, melainkan dengan cara meminta kepada Allah yang mengaruniakan hikmat pada orang percaya. Hanya syaratnya adalah “minta dengan iman, dan jangan bimbang.”

Bagi Yakobus, orang yang bimbang bagaikan golombang laut yang diombang-ambingkan kian kemari oleh angin dan orang seperti itu tidak tenang hidupnya. Artinya orang seperti itu tidak akan memperoleh apa-apa dari Tuhan.

Mereka adalah orang-orang yang kesetiaannya bercabang dan selalu memiliki keraguan dalam permohonan doa kepada Allah. Padahal, seorang Kristen mestinya memiliki keyakinan yang besar kepada Allah dengan tidak ragu dan bimbang untuk datang dalam permohonan doa kepada-Nya.

Bukankah “Doa orang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” (Yakobus 5:16b)

Makna dan Implikasi Firman

Sebagai warga GMIM kita patut bersyukur atas pelaksanaan pemilihan calon Diaken, Penatua dan Kompelka (BIPRA) yang telah berjalan dengan baik. Tapi kita juga ikut prihatin sebab hasil pelaksanaan pemilihan masih saja diwarnai keraguan dan kebimbangan (= mendua hati) yang ditandai dengan ketidaksiapan calon terpilih dengan berbagai alasan.

Padahal kesaksian Alkitab mengatakan “……Orang yang menghendaki jabatan penilik jemaat menginginkan pekerjaan yang indah”. (I Timotius 3:1).